INILAH DIANTARA KEISTIMEWAAN AHLUS SUNNAH KETIKA BERSELISIH

3 Mar

Kemarin malam, saya menyempatkan diri untuk browsing di internet, dan alangkah kagetnya Saya ketika mendapati blog saya di http://abusalma.net telah dihack oleh orang yang tidak bertanggung jawab –semoga Allâh memberikannya hidayah kepada siapapun pelakunya-, maka hanya blog ini lah yang alhamdulillâh masih bisa selamat, dan semoga Allâh melindunginya dari tangan-tangan usil yang tidak bertanggung jawab. Saya tidak tahu alasan apakah yang menyebabkan blog saya sampai harus dirusak atau dihack… qoddarollâhu mâsyâ’a fa’la[Update: Alhamdulillah, pagi ini -4/4/13- setelah saya cek sudah direstore oleh tim IT dari al-Akh al-Karim Fadhil Basmeleh]

Di sela-sela itu juga saya pun tertarik dengan sebuah artikel yang berjudul “Hâdzâ huwa-s Sababu-r Ra`îsu fî Mukhâlafati Ikhwâninâ-l Ghulâti li-l Haqqi wa Manhaji-l Haqqi” [Inilah Sebab Utama Saudara-Saudara Kita Yang Ekstrem Menyelisihi Kebenaran dan Manhaj yang Benar] yang di dalamnya berisi sebuah ucapan indah dari seorang Imâm Mujâhid di zamannya, Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyah rahimahullâhu. Ucapan yang singkat namun padat dan sarat makna. Karena itulah saya share kan ke dalam blog yang sederhana ini semoga bisa diambil manfaatnya. Continue reading 

UNTUK KESEKIAN KALI : TENTANG SYAIKH MUHAMMAD HASSÂN (PASCA REVOLUSI)

23 Feb

Saya sebelumnya pernah menurunkan artikel berjudul “Sekali Lagi Tentang Syaikh Muhammad Hassân al-Mishrî” yang berisi transkrip jawaban dari al-Muhaddits ‘Abdullâh bin Shâlih al-‘Ubailân hafizhahullâhu. Berikut ini adalah tanya jawab dengan Syaikh ‘Abdullâh al-‘Ubailân hafizhahullâhu berkenaan dengan bagaimana menyikapi Syaikh Muhammad Hassân pasca revolusi di Mesir. Sengaja saya menurunkan hal ini sebagai tanggung jawab ilmiah untuk menunjukkan sikap terakhir beliau.

Pertanyaan :

“Syaikh kami yang mulia. Dahulu Anda pernah ditanya tentang seorang dai yang bernama Muhammad Hassân, dan Anda memberi jawaban kepada sang penanya bahwa tidak mengapa mendengarkan dan mengambil manfaat dari ceramahnya (Muh. Hassân). Demikian pula ada sebagian orang yang menukil dari Anda tentang pujian Anda kepada al-Qaradhâwî, dan sebagian duat. Kami mengharapkan sudi kiranya Anda memberikan penjelasan tentang hal ini.” Continue reading 

SYAIKH FALÂH MANDAKÂR : KAMI BUKAN HALABÎYÎN

22 Feb

Syaikh Falâh Ismâ’îl Mandakâr adalah salah satu ulama ahlus sunnah rujukan di Kuwait. Beliau adalah salah satu murid dari para ulama senior semisal Ibn Bâz, al-Albânî, Ibn ‘Utsaimîn, al-‘Abbâd, al-Fauzân dan selainnya –semoga Allah merahmati mereka yang telah meninggal dan menjaga mereka yang masih hidup- yang saat ini berdomisili di Kuwait. Dalam salah satu pengajian beliau yang terekam (rekamannya bisa didownload di sini), beliau ditanya :

يقول السائل: قال بعض الإخوة يقولون أن هيثم إمام هذا المسجد، وكل من يصلي خلفه أنهم حلبيون مميِّعون!  فأرجو منكم أن تقولوا كلمة في هذا الموضوع، وتبيِّنوا لنا الصوابَ من الخطأ.

“Ada yang bertanya : Sebagian ikhwah mengatakan bahwa Haitsâm, Imam Masjid ini, dan siapa saja yang sholat di belakangnya, mereka adalah halabîyun mumayyi’ûn!*  Kami mengharap Anda sudi memberikan arahan mengenai hal ini sehingga menjadi jelas bagi kami mana yang benar dan salah…” Continue reading 

SEKELUMIT FAIDAH DARI SYAIKH RABI’ TENTANG PERSELISIHAN DI DALAM MASALAH AL-JARH WAT TA’DÎL

21 Feb

Sebelum berangkat ke kantor, Saya sempat browsing ringan ke situs Kullas Salafiyîn, dan Saya tertarik dengan salah satu thread yang ditulis oleh Syaikh ‘Alî Hasan al-Halabî yang berjudul : “Kalimatu Haqqin li-d Duktûr Rabî’ al-Madkhalî Haula-l Ikhtilâfi fî-l Jarhi wat Ta’dîli… Walâkin!”(Perkataan Yang Benar dari DR Rabî’ al-Madkhalî tentang Perselisihan di dalam Jarh (celaan) dan Ta’dîl (pujian)… Akan tetapi?!). Demikianlah judul thread yang membuat Saya penasaran untuk membacanya. Karena faidahnya yang besar, maka Saya sempatkan untuk mengalihbahasakannya dan membagikannya ke dalam blog ini, semoga bisa dipetik manfaat dan faidahnya…

Syaikh Rabî’ al-Madkhalî –semoga Alloh membimbing beliau kepada kebaikan- berkata di dalam buku beliau yang berjudul “Bayânu Fasâdil Mi’yâr” (hal. 72-73/1417 H), ketika mendiskusikan status shahih atau dha’îf-nya hadits tentang membaca Âyat-ul Kursî selepas sholat, beliau mengatakan : Continue reading 

WAHAI RAKYAT MESIR

7 Feb

SERUAN UNTUK RAKYAT MESIR DARI MESJID IMAM AHMAD BIN HANBAL DI ISKANDARIAH MESIR

WAHAI RAKYAT MESIR .. TAKUTLAH KALIAN KEPADA FITNAH YANG AKAN MENGHANCURKAN NEGERI KALIAN!

Pemuda-pemuda Mesir sang Pahlawan yang gagah berani!

Tokoh-tokoh Mesir yang kokok laksana gunung menjulang!

Wanita-wanita Mesir yang merdeka!

Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh

Di waktu berjalannya penghancuran negeri kita di tangan sekelompok orang yang melampui batas, dan pembunuhan yang dilakukan oleh para pencuri dan pelaku kejahatan yang menumpahkan darah. Tidak ada lagi yang dapat diperbuat oleh seorang muslim yang bersaksi An Laa Ilaaha Illallah wa Anna Muhammadur Rasulullah kecuali kembali kepada Kitab Robbnya dan kepada Sunnah NabiNya shollallahu ‘alaihi wa sallama. Memetik nasehat dan pelajaran dari keduanya tentang fitnah dan huru-hara yang sedang melanda kita. Tidak ada yang tahu kecuali Allah kemana bahtera negeri ini membawa kita, apakah menuju keselamatan atau akan karam Laa Haw laa wa laa Quwwata Illa billah. Continue reading 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.524 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: