Ditulis oleh abu salma di/pada Desember 25, 2006
قطوف الفوائد من اقوال الإمام المحدث
عبد المحسن بن حمد العبّاد البدر
Memetik Faidah dari Ucapan al-Imam al-Muhaddits
‘Abdul Muhsin bin Hamad al-‘Abbad al-Badr
اعداد :
أبو سلمى بن برهان الأثري
SEKILAS BIOGRAFI IMAM ‘ABDUL MUHSIN
Beliau adalah Al-Allamah al-Muhaddits al-Faqih az-Zahid al-Wara’ asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin bin Hamad bin ‘Utsman al-‘Abbad Alu Badr –semoga Allah memelihara beliau dan memperpanjang usia beliau dalam ketaatan kepada-Nya dan memberkahi amal dan lisan beliau-, dan kami tidak mensucikan seorangpun di hadapan Allah Azza wa Jalla. Alu Badr merupakan keturunan Alu Jalas dari Kabilah ‘Utrah salah satu kabilah al-‘Adnaniyah. Kakek tingkatan kedua beliau adalah ‘Abdullah yang memiliki laqob (gelar) ‘Abbad, yang kemudian akhirnya keturunan beliau dikenal dengan intisab kepada laqob ini, diantaranya adalah Syaikh ‘Abdul Muhsin sendiri. Ibu beliau adalah putri dari Sulaiman bin ‘Abdullah Alu Badr.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Biografi | 3 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Desember 15, 2006
صيانة الطلاب من شبه الطالبي
Perisai Penuntut Ilmu Dari Syubhat
ath-Thalibi
(Bagian4 -Selesai)
Ath-Thalibi : Ketika mengomentari Halawi Makmun, Abu Salma mengatakan: “Namun, ada satu hal yang tampaknya perlu sedikit diberi catatan, yaitu penyebutan istilah salafi Yamani. Iya, istilah ini mulai terkenal di kalangan kaum muslimin semenjak buku yang ditulis oleh saudara Abu Abdurrahman ath-Thalibi, “Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak” turun di pasaran. Sebutan ini bagaikan gaung bersambut, hampir setiap harokiyin mengenal istilah ini dan menyebutkannya, tidak terkecuali juga al-Ustadz Abduh Zulfidar Akaha. Sesungguhnya, istilah seperti ini adalah suatu tafriq (pemecahbelahan) dan taqsim (pemilah-milahan) yang tidak dikenal sebelumnya. Taqsim semacam ini adalah taqsim yang buruk dan jelek.”
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Bantahan | 18 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Desember 15, 2006
صيانة الطلاب من شبه الطالبي
Perisai Penuntut Ilmu Dari Syubhat
ath-Thalibi
(Bagian3)
Ath-Thalibi : Ketika mengomentari perkataan Bapak Budi Azhari, dari DPW PKS Jakarta, dimana beliau mengatakan bahwa ada yang lebih kasar dari Syaikh Rabi’ Al Madhali, yaitu Syaikh Muhammad Aman Jami. Abu Salma mengatakan: “Ucapan Pak Budi Azhari bahwa Syaikh Muhammad Aman al-Jami rahimahullahu lebih kasar daripada Syaikh Rabi’ bin Hadi hafizhahullahu dan syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu, adalah berangkat dari sikap apriori, kebencian dan kejahilannya terhadap hakikat Syaikh Muhammad Aman al-Jami. Padahal, tidak musti setiap kekasaran dan ketajaman lisan pasti buruk. Apalagi apabila ditujukan kepada ahlul bid’ah pengagung kesesatan, kesyirikan dan kebid’ahan yang keras kepala.”
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Bantahan | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Desember 12, 2006
صيانة الطلاب من شبه الطالبي
Perisai Penuntut Ilmu dari Syubhat ath-Thalibi
(Bagian 2)
Oleh :
Abu Salma bin Burhan Yusuf
Ath-Thalibi : Abu Salma berkata: “Adapun tuduhan salafiyin fanatik terhadap guru-guru, tokoh-tokoh dan ulama-ulamanya, ini juga tuduhan yang tidak benar. Karena salafiy tidak pernah fanatik kepada seorang pun kecuali kepada Rasulullah saw. Adapun fenomena yang ditangkap, tentang adanya sebagian oknum yang mengatasnamakan diri sebagai salafiy, lalu mereka menerapkan al-Wala’ (loyalitas) dan al-Baro’ (disloyalitas) kepada individu tertentu atas dasar fanatisme, maka ini bukanlah manhaj salaf.”
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Bantahan | 2 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Desember 11, 2006
صيانة الطلاب من شبه الطالبي
Perisai Penuntut Ilmu dari Syubhat ath-Thalibi
(Bagian 1)
Oleh :
Abu Salma bin Burhan Yusuf
الحمد لله رب العاليين، والعاقبة للمتقين، ولا عدوان إلا على الظالمين، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، إله الأولين والآخرين، وقيوم السماوات والأرضين، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله وخليله وأمينه على وحيه، أرسله إلى الناس كافة بشيرا ونذيرا، وداعيا إلى الله بإذنه وسراجا منيرا، صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه الذين ساروا على طريقته في الدعوة إلى سبيله، وصبروا على ذلك، وجاهدوا فيه حتى أظهر الله بهم دينه، وأعلى كلمته ولو كره المشركون، وسلم تسليما كثيرا أما بعد:
Segala puji hanyalah milik Alloh Robb pemelihara alam semesta, dan tidak ada permusuhan melainkan hanya kepada orang-orang yang zhalim. Aku bersaksi bahwa tidak sesembahan yang haq untuk disembah kecuali hanya Alloh semata yang tiada sekutu bagi-Nya, Dialah sesembahan yang awal dan yang akhir, penegak langit-langit dan bumi-bumi. Dan aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, kesayangan dan kepercayaan-Nya atas wahyu-Nya, yang diutus kepada seluruh manusia sebagai pembawa berita gembira dan peringatan, yang menyeru kepada Alloh dengan izin-Nya dan pemberi pelita yang terang benderang. Semoga sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada beliau, keluarga beliau dan para sahabat beliau yang meniti jalan beliau di dalam dakwah, yang sabar dan senantiasa berjihad di dalam dakwah hingga Alloh memenangkan bagi mereka agama-Nya, dan Alloh tinggikan kalimat-Nya walaupun orang-orang musyrik benci. Amma Ba’du :
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Bantahan | 5 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Desember 10, 2006
BAGAIMANA ZIARAH KE MASJID NABAWI ASY-SYARIF
Ziarah atau mengunjungi Masjid Nabawi Asy-Syarif hukum-nya adalah sunnah mustahabah tidak dibatasi waktu dan tidak ada hubungannya dengan haji, dan bukan merupakan penyempurna ibadah haji atau bagian darinya. Barangsiapa yang menunaikan haji tetapi tidak memungkin-kannya pergi ke Masjid Nabawi maka hajinya sempurna dan tetap sah. Dalam ziarah ke Masjid Nabawi terdapat beberapa tatacara atau adabnya. Secara ringkas disebutkan disini:
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Fikih Islami | 2 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Desember 10, 2006
SIFAT HAJI RASULULLAH RINGKAS
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah berkata: “Bahwa Rasulullah tinggal di Madinah selama sembilan tahun, belum melakukan haji kemudian diumumkan di hadapan orang-orang bahwa pada tahun ke sepuluh Rasulullah akan menunaikan haji. Maka banyaklah orang yang datang ke Madinah masing-masing ingin berusaha mengikuti Rasulullah dan mengerjakan seperti yang dilakukan beliau. Kemudian kami keluar bersamanya hingga sampai ke Dzulhulaifah.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Fikih Islami | Tidak ada komentar »