<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: STUDI KRITIS PEMAHAMAN JAMA’AH TABLIGH</title>
	<atom:link href="http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/</link>
	<description>Homepage Abu Salma</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2009 08:16:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Haitan Rachman</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1459</link>
		<dc:creator>Haitan Rachman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2007 03:43:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1459</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum wr. wb.

Silahkan untuk ke http://www.sidogiri.com/modules.php?name=Forums&amp;file=viewtopic&amp;p=8404#8404

Haitan Rachman</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum wr. wb.</p>
<p>Silahkan untuk ke <a href="http://www.sidogiri.com/modules.php?name=Forums&amp;file=viewtopic&amp;p=8404#8404" rel="nofollow">http://www.sidogiri.com/modules.php?name=Forums&amp;file=viewtopic&amp;p=8404#8404</a></p>
<p>Haitan Rachman</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abu_hudzaifah</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1455</link>
		<dc:creator>abu_hudzaifah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2007 16:19:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1455</guid>
		<description>assalamualaikum warahmatullah wabarakatu.
 Subhanallah dari sekian banyak perdebatan insyallah akan nampaklah mana yg haq mana yg batil. mana yg berilmu mana yg kosong akan keilmuan &gt; dari mujahid berkata : tidak akan mendapatkan ilmu orang yg sombong dan pemalu. utk akh salma subhanallah karya2 antum [---edited---]. sekiranya ana mampu membantu antum dlm berdakwah lewat internet insyaallah ana akan membantu. tapi apa daya diri ini ketiadaan waktu dan fasilitas sebuah penghalang bagi ana. tapi ana hanya bisa berdoa kpd allah subhanallah wata&#039;ala agar antum dan da&#039;wah antum diridoi-Nya Amin.
 untuk ikhwan sekalian ana hanya bisa berucap : belajar belajar ...!
org yg mempunyai ilmu yg luas ilmu dien yg haq pasti akan tahu mana yg haq dan yg batil. 
 wassalamualaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum warahmatullah wabarakatu.<br />
 Subhanallah dari sekian banyak perdebatan insyallah akan nampaklah mana yg haq mana yg batil. mana yg berilmu mana yg kosong akan keilmuan &gt; dari mujahid berkata : tidak akan mendapatkan ilmu orang yg sombong dan pemalu. utk akh salma subhanallah karya2 antum [---edited---]. sekiranya ana mampu membantu antum dlm berdakwah lewat internet insyaallah ana akan membantu. tapi apa daya diri ini ketiadaan waktu dan fasilitas sebuah penghalang bagi ana. tapi ana hanya bisa berdoa kpd allah subhanallah wata&#8217;ala agar antum dan da&#8217;wah antum diridoi-Nya Amin.<br />
 untuk ikhwan sekalian ana hanya bisa berucap : belajar belajar &#8230;!<br />
org yg mempunyai ilmu yg luas ilmu dien yg haq pasti akan tahu mana yg haq dan yg batil.<br />
 wassalamualaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Najiyah</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1446</link>
		<dc:creator>Abu Najiyah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2007 01:30:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1446</guid>
		<description>Assalammu&#039;alaikum Warahamtullahi Wabarakatuh,


Cerita di atas itu emang sempat di dengar di telinga saya, dari mulut ke mulut..wallahu a&#039;lam.

dan saya juga pernah mendengar dari teman saya ketika dia ke jakarta, bahwa fatwa - fatwa dari Syaikh Bin Baz tentang Jama&#039;ah Tabligh adalah bikinan orang-orang Indonesia saja karena ketika mau wafat Syaikh Bin Baz maka ulama-ulama dari India dan pakistan datang untuk menanyakan komitmen tentang fatwa dari Syaikh sebelumnya..dan ternyata jawaban Syaikh masih mendukungnya.

tela&#039;ah saya, fatwa Syaikh tentang Jama&#039;ah tabligh berupa suara dari kaset ketika ada tanya jawab sedang mengisi kajian atau dauroh. dalam benak saya mungkin suara itu bisa di selewengkan berupa orang lain..mungkin, karena mengingat terjadi kasus lainnya yaitu ada ustadz salaf meminta fatwa tentang kejadian Ambon pada Ulama di arab sana karena tidak sesuai hawa nafsunya ntah kemana fatwa tersebut hilang apa di telan bumi atau ambisi. Lalu yang menguatkan dugaan saya adalah kebetulan Jumidar Jama&#039;ah Tabligh dari kota Cianjur Alhamdulillah sekarang sudah di rekrut menjadi pengajar Salaf untuk wilayah Kota Cianjur yang bernama Ustadz Anwar dan beliau akkhirnya di Salaf kurang lebih 4 tahunan mungkin hingga sekarang. Nah beliau ini datang ketika ada Musyawarah Jawa Barat di bandung tahun lalu, dan banyak cerita-cerita ketika di rekrut menjadi pengajar Salaf dari yayasan yang berada di Kota Bogor ...lupa saya nama yayasannya. Yah banyak yang di ceritakannya, mulai dari mana asal dananya untuk yayasan tersebut, Apakah dana tersebut buat makan santri atau buat pengajar plus kalau ngisi di luar kota berikut ongkos penginapan dan tranportasi dllnya. dan juga temannya yang menjadi khawarij yaitu yang melakukan BOM kuningan di Jakarta, wah pokoknya banyak oleh-oleh ceeritanya. Nah menguatkan dugaan saya di atas adalaah ketika Ustadz Anwar pernah mendatangi suatu daurah di salah satu gedung yang berisikan ustadz-ustadz salafi yang hadir, Nah yang sebagai pembicara di atas podium menjelek-jelekkan Ustadz ja&#039;far umar thalib  kurang lebihnya bahwa ustadz jafar menyimpan foto-foto porno di rumahnya sambil meyakinkan khlayak yang hadir pada saat itu sambil mejelekan Ustadz Jafar. 

Dan inilah perlu kerja keras untuk meluruskan itu semua oleh antum  karena lillahi ta&#039;ala, Apa yang tulis ini karena fakta di lapangan begitu...salah benarnya Wallahu a&#039;lam bhisowab.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammu&#8217;alaikum Warahamtullahi Wabarakatuh,</p>
<p>Cerita di atas itu emang sempat di dengar di telinga saya, dari mulut ke mulut..wallahu a&#8217;lam.</p>
<p>dan saya juga pernah mendengar dari teman saya ketika dia ke jakarta, bahwa fatwa &#8211; fatwa dari Syaikh Bin Baz tentang Jama&#8217;ah Tabligh adalah bikinan orang-orang Indonesia saja karena ketika mau wafat Syaikh Bin Baz maka ulama-ulama dari India dan pakistan datang untuk menanyakan komitmen tentang fatwa dari Syaikh sebelumnya..dan ternyata jawaban Syaikh masih mendukungnya.</p>
<p>tela&#8217;ah saya, fatwa Syaikh tentang Jama&#8217;ah tabligh berupa suara dari kaset ketika ada tanya jawab sedang mengisi kajian atau dauroh. dalam benak saya mungkin suara itu bisa di selewengkan berupa orang lain..mungkin, karena mengingat terjadi kasus lainnya yaitu ada ustadz salaf meminta fatwa tentang kejadian Ambon pada Ulama di arab sana karena tidak sesuai hawa nafsunya ntah kemana fatwa tersebut hilang apa di telan bumi atau ambisi. Lalu yang menguatkan dugaan saya adalah kebetulan Jumidar Jama&#8217;ah Tabligh dari kota Cianjur Alhamdulillah sekarang sudah di rekrut menjadi pengajar Salaf untuk wilayah Kota Cianjur yang bernama Ustadz Anwar dan beliau akkhirnya di Salaf kurang lebih 4 tahunan mungkin hingga sekarang. Nah beliau ini datang ketika ada Musyawarah Jawa Barat di bandung tahun lalu, dan banyak cerita-cerita ketika di rekrut menjadi pengajar Salaf dari yayasan yang berada di Kota Bogor &#8230;lupa saya nama yayasannya. Yah banyak yang di ceritakannya, mulai dari mana asal dananya untuk yayasan tersebut, Apakah dana tersebut buat makan santri atau buat pengajar plus kalau ngisi di luar kota berikut ongkos penginapan dan tranportasi dllnya. dan juga temannya yang menjadi khawarij yaitu yang melakukan BOM kuningan di Jakarta, wah pokoknya banyak oleh-oleh ceeritanya. Nah menguatkan dugaan saya di atas adalaah ketika Ustadz Anwar pernah mendatangi suatu daurah di salah satu gedung yang berisikan ustadz-ustadz salafi yang hadir, Nah yang sebagai pembicara di atas podium menjelek-jelekkan Ustadz ja&#8217;far umar thalib  kurang lebihnya bahwa ustadz jafar menyimpan foto-foto porno di rumahnya sambil meyakinkan khlayak yang hadir pada saat itu sambil mejelekan Ustadz Jafar. </p>
<p>Dan inilah perlu kerja keras untuk meluruskan itu semua oleh antum  karena lillahi ta&#8217;ala, Apa yang tulis ini karena fakta di lapangan begitu&#8230;salah benarnya Wallahu a&#8217;lam bhisowab.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adamlf</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1439</link>
		<dc:creator>adamlf</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2007 12:35:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1439</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaykum..

Subhanallah... 

Jazakallah Khairan Katsiran kepada Akhi &quot;Abu Najiyah&quot; yang sudah memberikan Informasi - informasinya.

Apa yang antum sampaikan adalah benar yaa akhi... Saudara2 kita di Tabligh Ada + &amp; - , ... Seperti yang saya post (namun tdk muncul) bahwa banyak2 hal2 yang kadang2 tdk bisa hanya dengan buku/fatwa/perkataan lalu bisa menyimpulkan secara &#039;General&#039; bahwa mereka Ahlul Bid&#039;ah, Khurafat, Jahil dan lain2. 

Sedangkan di dalam gerakan usaha da&#039;wah itu sendiri macam2 asalnya. Saya punya teman yang dari Salafy ikut da&#039;wah, dan dia bisa membagi ilmunya dgn cara &#039;Mudzakarah&#039; dengan yang lain. Blom lagi yang dari PKS, NU, dan lain2.

Jadi memang perlu &#039;Kita&#039; sendiri yang mendetail melihat, mengobservasi bahkan kalau perlu menemani. Apakah benar wujud mereka seperti yang ad di Fatwa2 saat ini yang menyebar di Internet maupun di Buku2 ???.

Mereka kurang &#039;Ilmu maka kita2 yang lebih dalam ilmu agamanya yang &#039;menambal&#039;. Begitupun kita menambal kekurangan yang ad pada diri kita dan belajar semangat mereka Menyampaikan Kalimat Laailaahaaillallah kepada saudara2 kita yang blom ada Jazbah mengamalkan Agama. MEnyampaikan pentingnya Agama, Amal Shaleh, Dunia Sementara AKhirat Selama2nya. 

Bukankah untuk saudara2 kita yang jauh dari Allah SWT, Jauh dari Amal Agama hal2 seperti itu yg harus pertama kali di sampaikan ?? Apakah Orang yg tdk pernah shalat lalu kita datangi dia dan mengajarkan dia Wudlu lalu Fiqih Shalat ???. Ada step by step yang mesti di lakukan.

Ikhwah Fillah... Perkembangan da&#039;wah saat ini sudah cukup pesat. Apakah antum2 tahu bahwa markaz da&#039;wah di Israel yang notabene Yahudi sudah ad 10 markaz ?? (antum bisa menkonfirmasi secara langsung dengan mendatangi markaz da&#039;wah &amp; tabligh di Mesjid Jami&#039; Kebun jeruk, jumpa dengan Syuro di sana)belom lagi di negara2 lainnya. Ini semua asbab Mujahadah, Niat Ishlah diri mencari Ridla Allah SWT.

Semoga dengan adnya komentar2 ini bisa merubah cara pandang kita terhadap mereka.

Ingat akhi masalah Ikhtilaf sampai kapanpn akan ada. Permasalahan Bid&#039;ah saja &#039;Ulama sdh beda pendapat. Ikhwah di salafy tdk Ruju&#039; dgn pendapat ada Bid&#039;ah Hasanah tentu saja dengan Hujjah2 yang ada. Tapi di satu sisi &#039;Ulama seperti Imam Syafi&#039;i Rah., dan Imam Izzudin bin Abdissalam Rah., Membagi Bid&#039;ah sesuai dgn Ijtihad mereka.

Lalu apakah masalah2 yang sifatnya Ikhtilaf ini menjadi asbab kita terpecah Belah ???. Inilah yang harus kita Musyawarahkan bersama.

Mungkin itu aja doeloe.. 8-) semoga kali ini bisa di POst oleh pngelola situs..

Oh ya Akhi Abu Najiyah, klo antum berkenan bisa mengirim hal2 yang antum post di atas dan informasi2 lain ke e-mail ini ; 

adam.lloyd@component.astra.co.id

Wassalaamu&#039;alaykum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaykum..</p>
<p>Subhanallah&#8230; </p>
<p>Jazakallah Khairan Katsiran kepada Akhi &#8220;Abu Najiyah&#8221; yang sudah memberikan Informasi &#8211; informasinya.</p>
<p>Apa yang antum sampaikan adalah benar yaa akhi&#8230; Saudara2 kita di Tabligh Ada + &amp; &#8211; , &#8230; Seperti yang saya post (namun tdk muncul) bahwa banyak2 hal2 yang kadang2 tdk bisa hanya dengan buku/fatwa/perkataan lalu bisa menyimpulkan secara &#8216;General&#8217; bahwa mereka Ahlul Bid&#8217;ah, Khurafat, Jahil dan lain2. </p>
<p>Sedangkan di dalam gerakan usaha da&#8217;wah itu sendiri macam2 asalnya. Saya punya teman yang dari Salafy ikut da&#8217;wah, dan dia bisa membagi ilmunya dgn cara &#8216;Mudzakarah&#8217; dengan yang lain. Blom lagi yang dari PKS, NU, dan lain2.</p>
<p>Jadi memang perlu &#8216;Kita&#8217; sendiri yang mendetail melihat, mengobservasi bahkan kalau perlu menemani. Apakah benar wujud mereka seperti yang ad di Fatwa2 saat ini yang menyebar di Internet maupun di Buku2 ???.</p>
<p>Mereka kurang &#8216;Ilmu maka kita2 yang lebih dalam ilmu agamanya yang &#8216;menambal&#8217;. Begitupun kita menambal kekurangan yang ad pada diri kita dan belajar semangat mereka Menyampaikan Kalimat Laailaahaaillallah kepada saudara2 kita yang blom ada Jazbah mengamalkan Agama. MEnyampaikan pentingnya Agama, Amal Shaleh, Dunia Sementara AKhirat Selama2nya. </p>
<p>Bukankah untuk saudara2 kita yang jauh dari Allah SWT, Jauh dari Amal Agama hal2 seperti itu yg harus pertama kali di sampaikan ?? Apakah Orang yg tdk pernah shalat lalu kita datangi dia dan mengajarkan dia Wudlu lalu Fiqih Shalat ???. Ada step by step yang mesti di lakukan.</p>
<p>Ikhwah Fillah&#8230; Perkembangan da&#8217;wah saat ini sudah cukup pesat. Apakah antum2 tahu bahwa markaz da&#8217;wah di Israel yang notabene Yahudi sudah ad 10 markaz ?? (antum bisa menkonfirmasi secara langsung dengan mendatangi markaz da&#8217;wah &amp; tabligh di Mesjid Jami&#8217; Kebun jeruk, jumpa dengan Syuro di sana)belom lagi di negara2 lainnya. Ini semua asbab Mujahadah, Niat Ishlah diri mencari Ridla Allah SWT.</p>
<p>Semoga dengan adnya komentar2 ini bisa merubah cara pandang kita terhadap mereka.</p>
<p>Ingat akhi masalah Ikhtilaf sampai kapanpn akan ada. Permasalahan Bid&#8217;ah saja &#8216;Ulama sdh beda pendapat. Ikhwah di salafy tdk Ruju&#8217; dgn pendapat ada Bid&#8217;ah Hasanah tentu saja dengan Hujjah2 yang ada. Tapi di satu sisi &#8216;Ulama seperti Imam Syafi&#8217;i Rah., dan Imam Izzudin bin Abdissalam Rah., Membagi Bid&#8217;ah sesuai dgn Ijtihad mereka.</p>
<p>Lalu apakah masalah2 yang sifatnya Ikhtilaf ini menjadi asbab kita terpecah Belah ???. Inilah yang harus kita Musyawarahkan bersama.</p>
<p>Mungkin itu aja doeloe.. 8-) semoga kali ini bisa di POst oleh pngelola situs..</p>
<p>Oh ya Akhi Abu Najiyah, klo antum berkenan bisa mengirim hal2 yang antum post di atas dan informasi2 lain ke e-mail ini ; </p>
<p><a href="mailto:adam.lloyd@component.astra.co.id">adam.lloyd@component.astra.co.id</a></p>
<p>Wassalaamu&#8217;alaykum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Haitan Rachman</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1429</link>
		<dc:creator>Haitan Rachman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2007 12:29:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1429</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum wr. wb.
Kami bertemu dengan teman kami yang pulang khuruj dari Yordania, rombongan teman kami ini dibantu atau dinushroh oleh teman-teman salafi yordania. Dan sempat ditanyakan dengan hal ini. Beberapa teman salafi di sana menjelaskan bahwa sebelum meninggalnya, Syeikh Al-Banni RH, menyampaikan minta maafnya kepada usaha da&#039;wah ini. Dan beliau mendorong agar murid-muridnya untuk mendukung dan membantu usaha da&#039;wah di yordania dengan baik. 
Apakah kabar ini benar? Hal ini perlu dikonfirmasikan kepada teman-teman salafi di Indonesia dan juga di Yordania? Karena berita begitu santer di Yordania. Sehingga mungkin saja teman-teman salafi sebagiannya mengikuti dan juga mendukung usaha da&#039;wah ini.
Terimakasih atas perhatiannya, hal ini untuk mendapatkan konfirmasi dari siapapun.



&lt;blockquote&gt;Wa&#039;alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
Maaf pak, kami belum dengar masalah ini sama sekali. Termasuk dari murid Imam al-Albani yang sering datang ke Indonesia. Insya Alloh akan kami konfirmasi...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum wr. wb.<br />
Kami bertemu dengan teman kami yang pulang khuruj dari Yordania, rombongan teman kami ini dibantu atau dinushroh oleh teman-teman salafi yordania. Dan sempat ditanyakan dengan hal ini. Beberapa teman salafi di sana menjelaskan bahwa sebelum meninggalnya, Syeikh Al-Banni RH, menyampaikan minta maafnya kepada usaha da&#8217;wah ini. Dan beliau mendorong agar murid-muridnya untuk mendukung dan membantu usaha da&#8217;wah di yordania dengan baik.<br />
Apakah kabar ini benar? Hal ini perlu dikonfirmasikan kepada teman-teman salafi di Indonesia dan juga di Yordania? Karena berita begitu santer di Yordania. Sehingga mungkin saja teman-teman salafi sebagiannya mengikuti dan juga mendukung usaha da&#8217;wah ini.<br />
Terimakasih atas perhatiannya, hal ini untuk mendapatkan konfirmasi dari siapapun.</p>
<blockquote><p>Wa&#8217;alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh<br />
Maaf pak, kami belum dengar masalah ini sama sekali. Termasuk dari murid Imam al-Albani yang sering datang ke Indonesia. Insya Alloh akan kami konfirmasi&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Najiyah</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1410</link>
		<dc:creator>Abu Najiyah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2007 04:03:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1410</guid>
		<description>Assalammu&#039;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Maaf Akhi saya belum bisa kasih tahu siapa Aslam itu sekarang , karena buku tersebut masih di tangan teman ana . tetapi sekarang saya sedikit memberi masukan saja yang tertera di atas yang antum paparkan secara realita di lapangan, emang apa yang antum sebut itu ada benarnya. Karena kebenaran antum berarti tidak semua orang tabligh itu begitu semua karena masih ada yang lurus. masalahnya di dalam tubuh tabligh itu bercampur ria walaupun  tabligh tidak mengikatnya, seperti mereka-mereka yang punya basic dari kalangan NU.Muhammadiyah, Persis, ikhwani, HT, kadang Salafi juga ada secara garis besarnya. di tingkat awam kebanyakan  orang yang inshaf seperti preman, para dukun, abangan, kaum kolot ini secara garis besarnya. terus dari pemerintahan TNI, polisi,seskoad,karena daftar Jama&#039;ah Tabligh di urutan pertama dan di kasih tanda hijau tidak merah di daftar BIN (badan Intelegen Indonesia ) untuk seluruh pergerakan Islam di Indonesia.   
Saya melihat dari kebanyakan itu semua adalah  umumiyat dan komplek sekali, ketika mengomentari dakwah Salafi pasti mengomentarinya dengan beragam pula dengan masing-masing basic yang dia ketahui. 

Dan saya juga melihat mereka ini kurang Komunikasi dan juga pendekatan dengan dakwah Salafi dan sebaliknya, sehingga dakwah salafi itu menjadi momok yang menakutkan karena sudah dari dulunya mungkin sudah kenal masyarakat Indonesia khususnya.

Terus dakwah Salafi ini mungkin bagi mereka sebagai dakwah eklusif tersendiri, belum mencapai kepelosok-pelosok , perkampungan-perkampungan, hanya di peruntukan di kalangan menengah ke atas seperti para pelajar dan mahasiswa itu pun masih di dalam kota dan di dalam kota pun masih di hitung jari orang-orangnya apa lagi ustadz nya sedangkan umat ini banyak.

Sedangkan Jama&#039;ah tabligh itu selama 24 jam bergerak terus di seluruh belahan dunia tidak pernah berhenti, mungkin menurut mereka Ustadz Salafi ini hanya diam di masjid  kasih pengajian tiap hari sabtu dari jam 09.00 sampai 11.00  berarti 2 jam, contoh misalkan Ustadz Abu haidar di Bandung ngisi tiap hari sabtu dan Ahad dan setelah beres pengajian langsung semuanya bubar dan pulang masing-masing.

mungkin bagi mereka ustadz-ustadz di tabligh itu punyak banyak waktu untuk bersua-sua dengan jama&#039;ahnya bisa makan satu nampan, curhat, menanyakan masalah fiqih, tentang pribadi bahkan rumah tangganya bagaikan seperti Para sahabat dengan Nabi ketika dahulu berkumpul tidak membeda-bedakan ini orang miskin, ini kaya, ini mantan preman banyak tatonya, ini orang awam dsbnya..tejadi ada keharmonisan didalamnya. Sedangkan bagi mereka mungkin Ustadz salafi ini serba terbatas  dan ingin di datangi oleh Ummat bukan bilau yang datang kepada Ummat, sehingga bagi mereka itu bahwa ustad Salafi dengan jama&#039;ahnya adalah bukan para sahabat tetapi sahabat &#039;pena&#039;.

Setelah saya melihat begitu Akhi, dalam benak saya punya kesimpulan nyeleneh tapi ini menurut pribadi saya. Mungkin ini mah ...usaha dakwah Tabligh itu buat menyadarkan orang-orang berbuat maksiat kembali kepada masjid minimal bisa Shalat 5 waktu terjaga,dan hanya menyadarkan ummat ini akan hal Agama dan bergairah lagi unutk menga&#039;malkan Agamanya buat pribadi ,keluarganya dan seluruh manusia. karena yang tiap mereka pegang kebanyakan orang awam membaca hal-hal Fadhilah saja, jadi sesuai yang iya baca maka keluarnya juga tidak jauh apa yang iya baca...hanya semangat bera&#039;amal saja. 

Setelah Umat ini kembali kepada Agama dan bersemangat bera&#039;mal agama atas usaha dakwah Jema&#039;ah tabligh maka antum tinggal menuai panen saja , coba dekati mereka-mereka ini dengan hikmah dan akhlakul karimah.
Mudahan dengan adanya dakwah Salafi ini satu persatu  mereka semua bisa kembali kepada Al-Qur&#039;an dan Sunnah menurut femahan Salafus Sholeh yang benar. Tapi selama itu Akhi pasti banyak benturan dan gejolak-gejolak yang sekarang ini kita saksikan bersama, tetapi antum jangan putus asa dari rahmat Allah karena Hidayah itu milik Allah semata.

----------------------------------------------------


Yang antum sesat Deobandi itu apanya ? emang sih di benua India sendiri terbagi menjadi dua kubu yaitu Deobandi bermuara pada pesantren Darul Ulum di Deoband, sedangkan Brelwi bermuara pada Mulwi Ahmad Ridhlo Khan Brelwi. Pada tahun 1323 H. Mulwi Ahmad Ridlo khan Brelwi pergi haji dengan membawa tulisan pemikiran ulama besar Deobandi yaitu Maulana Qasim Nanutwi Ra.a(Pendiri Darul Ulum besar Deoband),Maulana rasyid Ahmad Ganggohi Ra.a,Maulana Khalil Ahmad Saharanpuri ra.a dan Maulana Asyraf Ali Thanwi ra.a. Tulisan tersebut sudah diterjemahkan kedalam bahasa Arab dan diselewengkan dari maksud sebenarnya,kemudian dinukiloleh Mulwi Abu Ahmad ( Penulis (Kasyfusy Syubhah).

  Berdasarkan hal tersebut,maka para mufti memutuskan fatwa kafir kepada mereka. Sebagian mufti menulis bahwa apabila kenyataannya benar seperti apa yang telah dinyatakan di atas,maka fatwa tersebut benar. Sepulangnya Mulwi Ahmad Rdlo Khandari Makkah,kumpulan fatwa tersebut dicetak dan disebarluaskan pada tahun 1325 H. dengan judul Husanul Haramain. Atas tersebarnya fitnah tersebut, Sayyid husain Ahmad Madani ra.a. mendatangi para Ulama Hijaz dan menjelaskan ahwal yang sebenarnya.

   Untuk keinsfan dan kehati-hatian, maka para Ulama Hijaz mengajukan 26 pertanyaan tentang masalah aqidah kepada para Ulama Deoband. berdasarkan jawaban para ulama Deoband barulah para ulama Hijaz akan mengluarkan fatwa shahih. Karena Maulana Qasim Nanutwi ra.a. dan maulana Rasyid Ahmad Gangohi ra.a. telah wafat,maka Maulana Khalil Ahmad Saharanpuri ra.a yang menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan legalitasi ulama-ulama Deoband. (Al Muhannad 17-190)

Berdasarkan jawaban tersebut para ulama di hijaz dan sekitanya menyatakan bahwa para ulama Deoband adalah ahlul haq. Di antara yang menyebu pernyataan adalah sebagai berikut :

1.  Syaikh Muhammad Sa&#039;id bin Muhammad Bashil ra.a, mufti Syafi&#039;iyyah dan Roisul Ulama di Makkah.

2.  Syaikh Muhammad Abid bin Husain ra.a, mufti Malikiyah di Makkah.

3.  Syaikh Muhammad Ali bin Husain ra.a, imam dan pengajar di Masjid Al Makki.

4.  Syaikh Ahmad Al Barzanji ra.a, nufti Syafi&#039;iyyah di Madinah

5.  Syaikh Umar bin Hamdan Al Mahrasi ra.a, pengajar di Masjid Nabawi.

6.  Syaikh Ahmad Al Jazairi ra.a, syikhul Malikiyyah di madinah. (Al Muhannad : 107-147).

   Kemudian kumpulan tanya jawab beserta pertanyaa persetujuan para ulama tersebut di cetak dan diterbitkan dengna judul Al Muhannad&#039;alal Mufannad. Buku tersebut sampai sekarang menjadi wakil dan rujukan aqidah ulama Ahlusunnah Deoband di Anak benua India. 
jadi,buku kasyfusy Syubhah tersebut sebenarnya lebih dominan membahas motif khilafiyah Deobandi-Brelwi dari pada kritik terhadap usaha dakwah tabligh.

   Setelah kita mengenal syakhshiyyah orang-orang yang dijadikan sasaran, sebenarnya tidak perlu lagi menjawab buku tersebut. Apalagi dalam kasus ini seorang Majhulul&#039;adalah dan majhulu&#039;ain (yang dalam mushthalaah hadist tidak bisa di terima riwayatnya,apalagi kritikannya)  mengkritik orang-orang yang masyhur keadilannya dan diakui oleh para ulama yang mu&#039;tabar.

   Namun karena buku tersebut sudah terlanjur menyebar pada kalangan masyarakat bahkan ulama,maka pelurusan kesalah pahaman adalah sesuatu yang harus.


Wassalammu&#039;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalammu&#8217;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.</p>
<p>Maaf Akhi saya belum bisa kasih tahu siapa Aslam itu sekarang , karena buku tersebut masih di tangan teman ana . tetapi sekarang saya sedikit memberi masukan saja yang tertera di atas yang antum paparkan secara realita di lapangan, emang apa yang antum sebut itu ada benarnya. Karena kebenaran antum berarti tidak semua orang tabligh itu begitu semua karena masih ada yang lurus. masalahnya di dalam tubuh tabligh itu bercampur ria walaupun  tabligh tidak mengikatnya, seperti mereka-mereka yang punya basic dari kalangan NU.Muhammadiyah, Persis, ikhwani, HT, kadang Salafi juga ada secara garis besarnya. di tingkat awam kebanyakan  orang yang inshaf seperti preman, para dukun, abangan, kaum kolot ini secara garis besarnya. terus dari pemerintahan TNI, polisi,seskoad,karena daftar Jama&#8217;ah Tabligh di urutan pertama dan di kasih tanda hijau tidak merah di daftar BIN (badan Intelegen Indonesia ) untuk seluruh pergerakan Islam di Indonesia.<br />
Saya melihat dari kebanyakan itu semua adalah  umumiyat dan komplek sekali, ketika mengomentari dakwah Salafi pasti mengomentarinya dengan beragam pula dengan masing-masing basic yang dia ketahui. </p>
<p>Dan saya juga melihat mereka ini kurang Komunikasi dan juga pendekatan dengan dakwah Salafi dan sebaliknya, sehingga dakwah salafi itu menjadi momok yang menakutkan karena sudah dari dulunya mungkin sudah kenal masyarakat Indonesia khususnya.</p>
<p>Terus dakwah Salafi ini mungkin bagi mereka sebagai dakwah eklusif tersendiri, belum mencapai kepelosok-pelosok , perkampungan-perkampungan, hanya di peruntukan di kalangan menengah ke atas seperti para pelajar dan mahasiswa itu pun masih di dalam kota dan di dalam kota pun masih di hitung jari orang-orangnya apa lagi ustadz nya sedangkan umat ini banyak.</p>
<p>Sedangkan Jama&#8217;ah tabligh itu selama 24 jam bergerak terus di seluruh belahan dunia tidak pernah berhenti, mungkin menurut mereka Ustadz Salafi ini hanya diam di masjid  kasih pengajian tiap hari sabtu dari jam 09.00 sampai 11.00  berarti 2 jam, contoh misalkan Ustadz Abu haidar di Bandung ngisi tiap hari sabtu dan Ahad dan setelah beres pengajian langsung semuanya bubar dan pulang masing-masing.</p>
<p>mungkin bagi mereka ustadz-ustadz di tabligh itu punyak banyak waktu untuk bersua-sua dengan jama&#8217;ahnya bisa makan satu nampan, curhat, menanyakan masalah fiqih, tentang pribadi bahkan rumah tangganya bagaikan seperti Para sahabat dengan Nabi ketika dahulu berkumpul tidak membeda-bedakan ini orang miskin, ini kaya, ini mantan preman banyak tatonya, ini orang awam dsbnya..tejadi ada keharmonisan didalamnya. Sedangkan bagi mereka mungkin Ustadz salafi ini serba terbatas  dan ingin di datangi oleh Ummat bukan bilau yang datang kepada Ummat, sehingga bagi mereka itu bahwa ustad Salafi dengan jama&#8217;ahnya adalah bukan para sahabat tetapi sahabat &#8216;pena&#8217;.</p>
<p>Setelah saya melihat begitu Akhi, dalam benak saya punya kesimpulan nyeleneh tapi ini menurut pribadi saya. Mungkin ini mah &#8230;usaha dakwah Tabligh itu buat menyadarkan orang-orang berbuat maksiat kembali kepada masjid minimal bisa Shalat 5 waktu terjaga,dan hanya menyadarkan ummat ini akan hal Agama dan bergairah lagi unutk menga&#8217;malkan Agamanya buat pribadi ,keluarganya dan seluruh manusia. karena yang tiap mereka pegang kebanyakan orang awam membaca hal-hal Fadhilah saja, jadi sesuai yang iya baca maka keluarnya juga tidak jauh apa yang iya baca&#8230;hanya semangat bera&#8217;amal saja. </p>
<p>Setelah Umat ini kembali kepada Agama dan bersemangat bera&#8217;mal agama atas usaha dakwah Jema&#8217;ah tabligh maka antum tinggal menuai panen saja , coba dekati mereka-mereka ini dengan hikmah dan akhlakul karimah.<br />
Mudahan dengan adanya dakwah Salafi ini satu persatu  mereka semua bisa kembali kepada Al-Qur&#8217;an dan Sunnah menurut femahan Salafus Sholeh yang benar. Tapi selama itu Akhi pasti banyak benturan dan gejolak-gejolak yang sekarang ini kita saksikan bersama, tetapi antum jangan putus asa dari rahmat Allah karena Hidayah itu milik Allah semata.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Yang antum sesat Deobandi itu apanya ? emang sih di benua India sendiri terbagi menjadi dua kubu yaitu Deobandi bermuara pada pesantren Darul Ulum di Deoband, sedangkan Brelwi bermuara pada Mulwi Ahmad Ridhlo Khan Brelwi. Pada tahun 1323 H. Mulwi Ahmad Ridlo khan Brelwi pergi haji dengan membawa tulisan pemikiran ulama besar Deobandi yaitu Maulana Qasim Nanutwi Ra.a(Pendiri Darul Ulum besar Deoband),Maulana rasyid Ahmad Ganggohi Ra.a,Maulana Khalil Ahmad Saharanpuri ra.a dan Maulana Asyraf Ali Thanwi ra.a. Tulisan tersebut sudah diterjemahkan kedalam bahasa Arab dan diselewengkan dari maksud sebenarnya,kemudian dinukiloleh Mulwi Abu Ahmad ( Penulis (Kasyfusy Syubhah).</p>
<p>  Berdasarkan hal tersebut,maka para mufti memutuskan fatwa kafir kepada mereka. Sebagian mufti menulis bahwa apabila kenyataannya benar seperti apa yang telah dinyatakan di atas,maka fatwa tersebut benar. Sepulangnya Mulwi Ahmad Rdlo Khandari Makkah,kumpulan fatwa tersebut dicetak dan disebarluaskan pada tahun 1325 H. dengan judul Husanul Haramain. Atas tersebarnya fitnah tersebut, Sayyid husain Ahmad Madani ra.a. mendatangi para Ulama Hijaz dan menjelaskan ahwal yang sebenarnya.</p>
<p>   Untuk keinsfan dan kehati-hatian, maka para Ulama Hijaz mengajukan 26 pertanyaan tentang masalah aqidah kepada para Ulama Deoband. berdasarkan jawaban para ulama Deoband barulah para ulama Hijaz akan mengluarkan fatwa shahih. Karena Maulana Qasim Nanutwi ra.a. dan maulana Rasyid Ahmad Gangohi ra.a. telah wafat,maka Maulana Khalil Ahmad Saharanpuri ra.a yang menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan legalitasi ulama-ulama Deoband. (Al Muhannad 17-190)</p>
<p>Berdasarkan jawaban tersebut para ulama di hijaz dan sekitanya menyatakan bahwa para ulama Deoband adalah ahlul haq. Di antara yang menyebu pernyataan adalah sebagai berikut :</p>
<p>1.  Syaikh Muhammad Sa&#8217;id bin Muhammad Bashil ra.a, mufti Syafi&#8217;iyyah dan Roisul Ulama di Makkah.</p>
<p>2.  Syaikh Muhammad Abid bin Husain ra.a, mufti Malikiyah di Makkah.</p>
<p>3.  Syaikh Muhammad Ali bin Husain ra.a, imam dan pengajar di Masjid Al Makki.</p>
<p>4.  Syaikh Ahmad Al Barzanji ra.a, nufti Syafi&#8217;iyyah di Madinah</p>
<p>5.  Syaikh Umar bin Hamdan Al Mahrasi ra.a, pengajar di Masjid Nabawi.</p>
<p>6.  Syaikh Ahmad Al Jazairi ra.a, syikhul Malikiyyah di madinah. (Al Muhannad : 107-147).</p>
<p>   Kemudian kumpulan tanya jawab beserta pertanyaa persetujuan para ulama tersebut di cetak dan diterbitkan dengna judul Al Muhannad&#8217;alal Mufannad. Buku tersebut sampai sekarang menjadi wakil dan rujukan aqidah ulama Ahlusunnah Deoband di Anak benua India.<br />
jadi,buku kasyfusy Syubhah tersebut sebenarnya lebih dominan membahas motif khilafiyah Deobandi-Brelwi dari pada kritik terhadap usaha dakwah tabligh.</p>
<p>   Setelah kita mengenal syakhshiyyah orang-orang yang dijadikan sasaran, sebenarnya tidak perlu lagi menjawab buku tersebut. Apalagi dalam kasus ini seorang Majhulul&#8217;adalah dan majhulu&#8217;ain (yang dalam mushthalaah hadist tidak bisa di terima riwayatnya,apalagi kritikannya)  mengkritik orang-orang yang masyhur keadilannya dan diakui oleh para ulama yang mu&#8217;tabar.</p>
<p>   Namun karena buku tersebut sudah terlanjur menyebar pada kalangan masyarakat bahkan ulama,maka pelurusan kesalah pahaman adalah sesuatu yang harus.</p>
<p>Wassalammu&#8217;alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Haitan Rachman</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1402</link>
		<dc:creator>Haitan Rachman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2007 09:24:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1402</guid>
		<description>Perkara-II Rev 1.0 – 7 April 2007:
Banyak pandangan yang berhubungan terhadap khuruj fisabilillah dan juga jumlah hari yang dilakukannya, bahkan terdapat pandangan yang mengatakan bahwa khuruj fisabilillah dan jumlah-jumlah hari merupakan perkara Bid’ah yang tidak ada contohnya. 

[truncated]



&lt;blockquote&gt;Akan ditelaah dan ditanggapi. Artikel terlalu panjang...&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perkara-II Rev 1.0 – 7 April 2007:<br />
Banyak pandangan yang berhubungan terhadap khuruj fisabilillah dan juga jumlah hari yang dilakukannya, bahkan terdapat pandangan yang mengatakan bahwa khuruj fisabilillah dan jumlah-jumlah hari merupakan perkara Bid’ah yang tidak ada contohnya. </p>
<p>[truncated]</p>
<blockquote><p>Akan ditelaah dan ditanggapi. Artikel terlalu panjang&#8230;</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adamlf</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1391</link>
		<dc:creator>adamlf</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2007 03:54:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1391</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaykum...
Akhi pengelola situs... post an saya yang Tgl 18 april mana ??? Ana fikir Ikhwah Fillah yang ada di sini perlu membaca juga...
Sangat tdk adil klo tdk dimunculkan. Bahkan ana post sampai 3 kali lhoo.. 8-(
Wassalaamu&#039;alaykum..



&lt;blockquote&gt;Wa&#039;alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
Afwan akhy, karena banyaknya komen yang masuk dan tidak bisa ana komentari semuanya, dan kurang berfaidah apabila diloloskan, maka sebagian ana hapus. Adapun pesan antum sebanyak 3 kali, apabila dalam satu hari dengan PC yang sama, maka yang dua bisa jadi masuk ke spam. Apabila antum ada tanggapan ataupun bantahan, tafadhdhol... silakan dimuat dimuat di web antum, atau forum apapun, atau kirim ke email ana. Adapun yg komen ttg tablighi di artikel ini terlalu banyak dan mayoritas tdk menyinggung ranah esensi dari artikel di atas.&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaykum&#8230;<br />
Akhi pengelola situs&#8230; post an saya yang Tgl 18 april mana ??? Ana fikir Ikhwah Fillah yang ada di sini perlu membaca juga&#8230;<br />
Sangat tdk adil klo tdk dimunculkan. Bahkan ana post sampai 3 kali lhoo.. 8-(<br />
Wassalaamu&#8217;alaykum..</p>
<blockquote><p>Wa&#8217;alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh<br />
Afwan akhy, karena banyaknya komen yang masuk dan tidak bisa ana komentari semuanya, dan kurang berfaidah apabila diloloskan, maka sebagian ana hapus. Adapun pesan antum sebanyak 3 kali, apabila dalam satu hari dengan PC yang sama, maka yang dua bisa jadi masuk ke spam. Apabila antum ada tanggapan ataupun bantahan, tafadhdhol&#8230; silakan dimuat dimuat di web antum, atau forum apapun, atau kirim ke email ana. Adapun yg komen ttg tablighi di artikel ini terlalu banyak dan mayoritas tdk menyinggung ranah esensi dari artikel di atas.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: abdulloh</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1387</link>
		<dc:creator>abdulloh</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2007 17:37:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1387</guid>
		<description>Alhamdulillah...

Bermujahadah dan berjuang dalam rangka menegakkan agama menghasilkan iman dan kepahaman terhadap agama, saudara-saudaraku sebaiknya tidak usah berdebat karena kepahaman seseorang pada agama berbeda mengikuti pengobarnannya untuk agama. Abu bakar RA adalah sahabat yang paling faham kepada agama karena pengorbanannya pada agama, sehingga beliau paling yang pertama kali yakin akan adanya Isra&#039; Mi`raj Muhammad SAW. Tetaplah berda&#039;wah, tetapi belajarlah, bukankah dalam anjuran 6 sifat ada &quot;ilmu  ma&#039;a dzikir&quot;.
Suatu saat Alloh akan menolong yang Haq dan menghancurkan yang batil. Percayalah dengan Janji Alloh! Tetap berjuanglah wahai saudaraku....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah&#8230;</p>
<p>Bermujahadah dan berjuang dalam rangka menegakkan agama menghasilkan iman dan kepahaman terhadap agama, saudara-saudaraku sebaiknya tidak usah berdebat karena kepahaman seseorang pada agama berbeda mengikuti pengobarnannya untuk agama. Abu bakar RA adalah sahabat yang paling faham kepada agama karena pengorbanannya pada agama, sehingga beliau paling yang pertama kali yakin akan adanya Isra&#8217; Mi`raj Muhammad SAW. Tetaplah berda&#8217;wah, tetapi belajarlah, bukankah dalam anjuran 6 sifat ada &#8220;ilmu  ma&#8217;a dzikir&#8221;.<br />
Suatu saat Alloh akan menolong yang Haq dan menghancurkan yang batil. Percayalah dengan Janji Alloh! Tetap berjuanglah wahai saudaraku&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abu Fauzan</title>
		<link>http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1360</link>
		<dc:creator>Abu Fauzan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2007 14:13:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://abusalma.wordpress.com/2007/01/03/studi-kritis-pemahaman-jama%e2%80%99ah-tabligh/#comment-1360</guid>
		<description>akh galih....tanggapin juga donk commentnya akh annuar dari malaysia, jika aqidah antum masih diatas fithrah

&quot; &lt;blockquote cite=&quot;Annuar&quot;&gt;Muhammad Zakaria banyak memasukkan unsur2 Kasyaf, Sufi, kisah Wali/Nabi Khidir dan Mimpi di dalam tulisan beliau. Pendapat yg kuat, mimpi bukan Hujah. Tetapi , kalau tuan baca buku Malfuzat Siri Alif, kata/nasihat Muhammad Ilyas, beliau dengan jelas mengatakan beliau mendapat perintah untuk usaha tabligh ini melalui mimpi (tafsiran beliau ke atas ayat alquran - “kamu adalah umat yg terbaik…”). Kemudian, di dalam banyak tulisan Muhammad Zakaria (Fad Sedekah, haji), beliau menceritakan bagaimana Rasulullah memberi pertolongan walaupun banginda telah wafat. Ini mustahil! Rasulullah telah wafat dan tak mungkin dapat kembali ke dunia untuk memberi apa2 lagi. Tuan bacalah kisah ini di dalam Fadhilat Sedekah, haji dll.

Alhamdulillah, masih ada lagi mereka yang berpegang teguh dengan Al-Quran dan As-Sunnah, mengikut kefahaman As-Salafusshaleh. Mereka tidak mencampur-adukkan agama ini dengan cerita2 sufi, kashaf, wali, dan mimpi melainkan, mereka menegakkan agama ini dengan hujjah yg nyata iaitu Ilmu.&lt;/blockquote&gt;

&lt;blockquote cite=&quot;annuar&quot;&gt; Bayan Maulana2 di Ijtimak Rawind (risalah - Msjd Sri Petaling) dan juga di Tomboro 2005 (CD - Msjd Sri Petaling), jelas menunjuk akidah mereka menyimpang dari Akidah A Sunnah Wal Jamaah. Mereka mengatakan “tidaklah dijadikan dunia ini melainkan kerana dijadikan Rasulullah”. Ini sama sekali tidak ada di dalam hadis - melainkan fahaman tarikat Nur Muhammad. Saya memang terkejut dengan semua ini. Sila rujuk fatwa Syaikh Mohd Saleh Al-Munajid (http://islamqa.com, soalan No. 4509 - “Apakah Nabi SAW diciptakan dari cahaya?). Tidak ada satu akidah dan manhaj yg menyatukan umat Islam di dalam gerakan tabligh, melainkan bercampur-baur dengan segala macam akidah/manhaj. Ini mustahil! Akidah dan manhaj kita hanya satu.&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>akh galih&#8230;.tanggapin juga donk commentnya akh annuar dari malaysia, jika aqidah antum masih diatas fithrah</p>
<p>&#8221;<br />
<blockquote cite="Annuar">Muhammad Zakaria banyak memasukkan unsur2 Kasyaf, Sufi, kisah Wali/Nabi Khidir dan Mimpi di dalam tulisan beliau. Pendapat yg kuat, mimpi bukan Hujah. Tetapi , kalau tuan baca buku Malfuzat Siri Alif, kata/nasihat Muhammad Ilyas, beliau dengan jelas mengatakan beliau mendapat perintah untuk usaha tabligh ini melalui mimpi (tafsiran beliau ke atas ayat alquran &#8211; “kamu adalah umat yg terbaik…”). Kemudian, di dalam banyak tulisan Muhammad Zakaria (Fad Sedekah, haji), beliau menceritakan bagaimana Rasulullah memberi pertolongan walaupun banginda telah wafat. Ini mustahil! Rasulullah telah wafat dan tak mungkin dapat kembali ke dunia untuk memberi apa2 lagi. Tuan bacalah kisah ini di dalam Fadhilat Sedekah, haji dll.</p>
<p>Alhamdulillah, masih ada lagi mereka yang berpegang teguh dengan Al-Quran dan As-Sunnah, mengikut kefahaman As-Salafusshaleh. Mereka tidak mencampur-adukkan agama ini dengan cerita2 sufi, kashaf, wali, dan mimpi melainkan, mereka menegakkan agama ini dengan hujjah yg nyata iaitu Ilmu.</p></blockquote>
<blockquote cite="annuar"><p> Bayan Maulana2 di Ijtimak Rawind (risalah &#8211; Msjd Sri Petaling) dan juga di Tomboro 2005 (CD &#8211; Msjd Sri Petaling), jelas menunjuk akidah mereka menyimpang dari Akidah A Sunnah Wal Jamaah. Mereka mengatakan “tidaklah dijadikan dunia ini melainkan kerana dijadikan Rasulullah”. Ini sama sekali tidak ada di dalam hadis &#8211; melainkan fahaman tarikat Nur Muhammad. Saya memang terkejut dengan semua ini. Sila rujuk fatwa Syaikh Mohd Saleh Al-Munajid (<a href="http://islamqa.com" rel="nofollow">http://islamqa.com</a>, soalan No. 4509 &#8211; “Apakah Nabi SAW diciptakan dari cahaya?). Tidak ada satu akidah dan manhaj yg menyatukan umat Islam di dalam gerakan tabligh, melainkan bercampur-baur dengan segala macam akidah/manhaj. Ini mustahil! Akidah dan manhaj kita hanya satu.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
