Ditulis oleh abu salma di/pada Mei 30, 2007

إتحاف الطلاب برد على شبه الطالبي
حوار الثاني مع أبي عبد الرحمن الطالبي
BINGKISAN PENUNTUT ILMU
BANTAHAN TERHADAP SYUBHAT ATH-THALIBI
Dialog Kedua Bersama Abu ‘Abdirrahman ath-Thalibi
[Bagian 3]
Oleh :
Abu Salma bin Burhan al-Atsari
Setelah kita mengulas mengenai istilah salafiyyah yang disalahfahami dan disalahartikan oleh ath-Thalibi, mari kita sekarang masuk ke pembahasan mengenai ”tafsiran kalimat Ibnu Taimiyah”. Demikianlah sub judul dalam buku DSDB2 ini (hal. 139). Membaca ulasan ath-Thalibi di dalam bab ini, saya semakin mantap dengan kesimpulan ke-7 risalah saya sebelumnya, ”Perisai Penuntut Ilmu”, yaitu ath-Thalibi tidak faham Bahasa Arab, dan hal ini semakin diperkuat dengan ucapannya sendiri yang menyatakan : ”Terus terang, saya masih kurang ilmu di bidang bahasa Arab. Masih butuh banyak belajar lagi.” (lih. Hal. 147 paragraf terakhir). Bahkan, saya sangat jarang sekali mendapatkan nukilan-nukilan di dalam bukunya dari ucapan para ulama, menukil fatwa lajnah daimah pun dalam edisi Bahasa Inggeris. Padahal apabila ath-Thalibi mau sedikit bersusah payah, apalagi sampai menurunkan buku ”Menjawab Tuduhan” ini, ia dapat dengan mudah mendapatkan nukilan Fatwa Lajnah Daimah secara mudah… oleh karena itulah, al-Mishri memasukkan fatwa ini ke dalam lampiran…
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Bantahan, Syubuhat, Tahdzir | Comments Off
Ditulis oleh abu salma di/pada Mei 23, 2007
DR. ‘Abdullah Azzam dan Para Penghafal Matan
Syaikh ‘Utsman ‘Abdus Salam Nuh dalam Ath-Thoriq illa Jama’atil Umm menceritakan sebuah kisah yang menarik tentang DR. ‘Abdullah Azzam rahimahullahu dan semoga Alloh menjadikan beliau sebagai salah seorang syahid di jalan-Nya dan mengampuni segala dosa-dosa dan kesalahan beliau. Syaikh ‘Utsman berkata :
Setelah diproklamirkan berdirinya pemerintahan sementara Afghanistan yang dibawah pimpinan Mujaddidi [seorang shufi ekstrim, akan datang penjelasan akan hakikatnya pada pembahasannya nanti, pent.], Majalah “Al-Jihad” yang terbit pada bulan Maret 1986 edisi no. 53, menurunkan artikel berjudul Ja’al Haqq wa Zahaqol Bathil buah pena DR. Abdullah Azzam. Beliau menulis :
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Firqoh, Syubuhat, Tahdzir | Comments Off
Ditulis oleh abu salma di/pada Mei 15, 2007
PEMBERITAHUAN
Bagi Penerbit Buku-Buku Islami Bermanhaj Salaf
Segala puji hanyalah milik Alloh Robb semesta alam. Shalawat dan Salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi dan Rasul termulia, keluarga beliau dan para sahabat beliau yang mulia. Amma Ba’du :
Selanjutnya melalui pengumuman ini, kami ingin memberitahukan bahwa Fadhilatusy Syaikh Husain bin ‘Audah al-‘Awaisyah hafizhahullahu telah mewakilkan kepada guru dan ustadz kami, Abu ‘Auf ‘Abdurrahman bin ‘Abdil Karim at-Tamimi semua karya tulis Syaikh untuk mengawasi percetakan, penterjemahan dan penjualbelian karya-karya Syaikh di Indonesia, dan mewakilkan hanya kepada penerbit resmi Pustaka Imam Syafi’i milik Saudara Muhammad Harharah di Jakarta.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Informasi | 1 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Mei 15, 2007
انتساب الفراق المبتدعة للسلفية دعوى خالية من الدليل
AHLI BID’AH MENGAKU-NGAKU AHLI SUNNAH
Oleh:
Syaikh Abu ‘Abdis Salam Hasan bin Qosim al-Husaini
Sesungguhnya banyak kelompok-kelompok bid’ah mengaku-ngaku berada di atas manhaj salaf sholih, namun pengakuan mereka ini tidak dapat diterima (begitu saja) karena pengakuan mereka ini hanyalah klaim belaka yang tidak disokong bukti (dalil). Sekiranya pengakuan belaka bermanfaat dengan sendirinya, maka niscaya (pengakuan) Yahudi dan Nasrani juga bermanfaat tatkala mereka mengklaim bahwa surga itu hanya khusus bagi mereka saja, sebagaimana yang difirmankan Alloh tentangnya :
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Aqidah & Manhaj, Bantahan, Syubuhat, Tahdzir | 1 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Mei 15, 2007
Menjawab Syubuhat Quburiyun
Oleh : Syaikh ‘Ali Babakar
Ada sebuah syubuhat yang dilontarkan oleh para penyembah kubur (quburiyun) terhadap orang yang mengingkari mereka mengenai istighotsah (meminta pertolongan) kepada orang yang mati, mereka berkata :
“Kami bersyahadat Laa ilaaha illa Allahu dan Muhammad Rasul Alloh. Kami juga berkeyakinan bahwa Alloh adalah yang Maha Pencipta, Pemberi Rezeki, Pengatur (alam semesta), Pemberi mudharat dan manfaat, di tangan-Nyalah segala sesuatu dan Dia-lah yang menurunkan hujan. Kami juga tahu bahwa mayit (wali Alloh) tidaklah memiliki kemanfaatan dan kemudharatan dengan sendirinya. Akan tetapi dia (si mayit ini) adalah seorang yang shalih dan memiliki kedudukan di sisi Alloh. Maka dari itu, kami berdo’a dan bertawassul kepada Alloh melalui perantaraannya, supaya dirinya memberikan syafa’at bagi kami di sisi Alloh sehingga do’a kami maqbul (diterima). Dia (si mayit ini) adalah penengah antara kami dengan Alloh, karena ketaatan kami amatlah sedikit sedangkan dosa kami amatlah berlimpah, sehingga apabila kami meminta langsung kepada Alloh tanpa penengah, maka niscaya do’a kami takkan diterima dikarenakan banyaknya dosa kami. Karena itulah kami jadikan seorang wali (yang telah mati) sebagai penengah antara diri kami dengan Alloh.”
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Aqidah & Manhaj, Bantahan, Firqoh, Syubuhat, Tahdzir | 2 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Mei 15, 2007
INFORMASI DAUROH QIBLATI
Insya Alloh akan dilaksanakan Dauroh Syar’iyyah II untuk para du’at se Indonesia, pada :
Waktu : Jum’at s.d. Senin, 7-10 Jumada Tsaniyah 1428 / 22-25 Juni 2007
Lokasi : Villa Hollanda Batu, Jawa Timur
Nara Sumber :
-
Syaikh DR. Muhammad bin ’Abdullah al-Khudairi
-
Syaikh Khalid asy-Syahrani, MA
Informasi : Majalah Qiblati, Jl. Bantaran II no. 44, Tulusrejo, Lowokwaru, Malang. Telp/Fax : 0341-477669. Email : qiblati@gmail.com
Ditulis dalam Informasi | 1 Komentar »
Ditulis oleh abu salma di/pada Mei 9, 2007

إتحاف الطلاب برد على شبه الطالبي
حوار الثاني مع أبي عبد الرحمن الطالبي
BINGKISAN PENUNTUT ILMU
BANTAHAN TERHADAP SYUBHAT ATH-THALIBI
Dialog Kedua Bersama Abu ‘Abdirrahman ath-Thalibi
[Bagian 2]
Oleh :
Abu Salma bin Burhan al-Atsari
Pada halaman 6 bukunya, ath-Thalibi berkata :
”Mengikuti Salafus Shalih adalah jalan yang hak, sebagaimana disebutkan dalam Surat At Taubah ayat 100. Tetapi di sana tidak ada perintah agar kita menyebut diri sebagai Salafi atau memakai nama Salafi. Carilah dalam Al-Qur’an atau Sunnah, adakah perintah seperti itu?”
Tanggapan :
Saya juga bisa memakai logika yang sama dengan ath-Thalibi. Di dalam al-Qur’an dan as-Sunnah tidak ada perintah menyebut kita sebagai Ahlus Sunnah wal Jama’ah atau sebutan-sebutan syar’i lainnya yang tersebut di dalam hadits shahih. Carilah di dalam Al-Qur’an atau Sunnah yang shahih bahwa kita diperintahkan memakai nama ahlus sunnah wal jama’ah.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Bantahan, Syubuhat | Comments Off