أهل السنة ظاهرون إلى يوم القيامة

Ahlus Sunnah Akan Jaya Sampai Hari Kiamat

Arsip untuk Januari 4th, 2008

ADA APA DENGAN “WAHHÂBΔ?

Ditulis oleh abu salma di/pada Januari 4, 2008

ADA APA DENGAN “WAHHÂBΔ?

 

Oleh :

Syaikh Muhammad bin Jamîl Zainū

 

Orang-orang biasa menuduh “wahhâbî” kepada setiap orang yang melanggar tradisi, kepercayaan dan bid’ah mereka, sekalipun keperca-yaan-kepercayaan mereka itu rusak, bertentangan dengan Al-Qur`ânul Karîm dan hadîts-hadîts shahîh. Mereka menentang dakwah kepada tauhîd dan enggan berdo’a (memohon) hanya kepada Allôh semata.

Suatu kali, di depan seorang syaikh penulis (Syaikh Jamîl Zainū) membacakan hadîts riwayat Ibnu Abbâs yang terdapat dalam kitab Al-Arba’în An-Nawawîyah. hadîts itu berbunyi:

إذا سألتَ فاسأل الله و إذا استعنت فاستعن بالله ” (رواه الترمذي و قال حديث حسن)

“Jika engkau memohon maka mohonlah kepada Allôh, dan jika engkau meminta pertolongan, maka mintalah pertolongan kep-da Allôh.” (HR. At-Tirmidzî, ia berkata hadîts hasan shahîh)

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Biografi, Diskursus, Syubuhat | 1 Komentar »

MENYINGKAP WAHHABISME

Ditulis oleh abu salma di/pada Januari 4, 2008

WAHHABISME EXPOSED“MENYINGKAP WAHHABISME”

Hidaayah Islamic Foundation [ Sri Lanka ]

 

Pada paruh pertama abad kedua belas (hijrîyah), dunia Islâm mengalami kemunduran, kehinaan dan kejatuhan yang amat sangat. Atmosfer yang melingkupi seluruh wilayah Islâm dalam keadaan sangat suram dan gelap. Degradasi dan penyelewengan akhlâq (moral) merajalela di mana-mana. Agama pun juga mengalami kemerosotoan sebagaimana seluruh aspek lainnya.

Ajaran tauhîd (monotheisme) Nabî Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam yang murni dan tegas mulai terkotori oleh khurôfat dan takhâyul yang tumbuh dan berkembang pesat. Masjid-masjid mulai kosong ditinggalkan dan bahkan dilupakan. Banyak masyarakat awam yang jâhil yang tertipu dengan jimat-jimat, jampi-jampi (mantra) dan bulir tasbih, hanya mendengar dan bertaklid buta kepada kaum shūfî yang berlagak faqîr yang menyedihkan dan kaum Darwisy yang (gemar menari-nari) penuh kebahagiaan.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Diskursus, Syubuhat | Tidak ada komentar »