أهل السنة ظاهرون إلى يوم القيامة

Ahlus Sunnah Akan Jaya Sampai Hari Kiamat

BUKU TAMU

logoabusalma.gif

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Diriwayatkan dari Yahya bin Abi Katsir, bahwa ia berkata: ‘tidak aku temui seorangpun yang ucapannya baik melainkan hal tersebut terbukti dalam segala aktivitasnya, dan tidak seorangpun yang ucapannya jelek melainkan terbukti pula hal tersebut dalam segala aktivitasnya’.

Imam Muslim meriwayatkan dalam shohihnya, hadits no (2581) dari Abu Hurairah bahwa nabi bersabda: ‘Apakah kalian tahu Siapakah orang yang bangrut’, para shahabat menjawab: ‘orang yang bangrut adalah orang yang tidak punya uang (dirham) dan tidak pula harta benda’, lalu beliau bersabda: ‘orang yang bangrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan amalan sholat, puasa dan zakat, namun ia datang dalam keadaan telah mencaci orang lain, menuduhnya, memakan hartanya dan menumpahkan darah serta memukulnya, maka amalan baiknya diberikan kepada masing-masing orang tersebut, maka apabila kebaikannya habis sebelum melunasi hutang-hutangnya, maka diambil dari dosa masing-masing orang tersebut lalu ditarok diatasnya, kemudian ia dicampakan kedalam neraka.’

Imam Muslim meriiwayatkan lagi dalam shohihnya, hadits (2564) dari Abu Hurairah dalam sebuah hadits yang cukup panjang, yang pada akhir hadits tersebut diungkapkan:
‘Cukuplah untuk seseorang sebuah kejahatan bahwa ia menghina saudaranya sesama muslim, segala sesuatu antara muslim terhadap muslim lainnya haram; darahnya, hartanya dan kehormatannya’.

Imam bukhari meriwayatkan dalam shohihnya, hadits no (1739) dan Imam Muslim, yang ini menurut lafazh Bukhari, dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah berkhutbah pada hari nahar (idul adha), beliau bertanya kepada manusia yang hadir waktu itu : Hari apakah ini?, mereka menjawab: hari yang suci, beliau bertanya lagi: negeri apakah ini?, tanah suci, beliau bertanya lagi: bulan apakah ini?, bulan yang suci, selanjutnya beliau bersabda: ‘Sesungguhnya darah, harta dan kehormatan sesama kalian diharamkan diatas kalian (untuk merusaknya) sebagaimana kesucian hari ini pada bulan yang suci ini di negeri yang suci ini, beliau mengulangi ucapan tersebut beberapa kali, lalu berkata: Ya Allah apa aku telah menyamapaikan (perintahMu), Ya Allah apa aku telah menyamapaikan (perintahMu).’

Imam Muslim meriiwayatkan dalam shohihnya, hadits no (2674) dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda: ‘Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, ia akan mendapat pahala sebanyak pahala orang yang mengikutinya tampa mengurangi sedikitpun dari pahala mereka, barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan, ia akan menanggung dosa sebanyak dosa orang yang mengikutinya tampa mengurangi sedikitpun dari dosa mereka

Imam Bukhari meriwayatkan dalam shohihnya, hadits no (6502) dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda: ‘Sesungguhnya Allah berkata: Barangsiapa yang memusuhi para waliku, maka sesungguhnya Aku menyatakan perperangan terhadapnya’

Berangkat dari nasehat beberapa asatidzah kepada kami, untuk tidak merendahkan ilmu dan amal kami dengan turut membuang-buang waktu menjawab sampah serapah para pengangguran tak punya gawe, maka buku tamu yang sebelumnya sengaja kami hapus dan kami ganti dengan sillaturrahim ini. Biarlah mereka yang merangkak dan merayap melepaskan kendali mereka, yang penting diri kita ini sibuk dengan ilmu dan amal shalih…

Untuk itu silakan bagi para ikhwah sekalian untuk menjadikan forum ini sebagai forum sillaturrahim dengan mengangkat adab-adab Islami dan meninggalkan jidal yang tidak bermanfaat. Semua yang masuk sebagaimana biasanya akan saya sortir, yang layak untuk ditampilkan akan ditampilkan dan yang tidak layak akan dihapus.

Semoga dengan bergantinya buku tamu dengan forum sillaturrahim ini dapat lebih memberikan mashlahat yang baik bagi kita semua dan mengalihkan perhatian kita dari perkara yang sia-sia, ghibah yang haram, kezhaliman dan fitnah-fitnah keji yang sedang dijajakan oleh sebagian saudara-saudara kita. Allohumma.

logosalafy-blog.gif

206 Tanggapan ke “BUKU TAMU”

  1. Zackaria Basymeleh Berkata:

    Assalamu’alaikum…
    Die, kenapa koq buku tamunya dihapus dan diganti ini? Yah… ahsan lah kalo begitu… jadi tidak repot dengan fitnah dan dusta para pengangguran.
    Antum tenang aja akh… tidak usah pusing mikirin orang-2 jahil lagi hasad itu. Mereka itu tdk punya hikmah dan ilmu, isinya hanya fitnah dibalut kedustaan.
    Btw, bukannya ikut-2 lagi atau angkat-2 masalah ini lagi. Tapi CTPAT itu apaan sih? antum lagi disikat lagi sama Ibrahim dg model tulisannya ala CIA lagi. Kalo antum berkenan boleh antum jawab, kalo tidak bales via email aja… Gimana?
    Ana cuman heran saja dg Ibrahim Boncu ini. Tidak bermutu sama sekali tulisannya…

    Wa’alaikumus Salam Warohmatullahi Wabarokatuh
    Alhamdulillahi wash Sholatu was Salamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala Aalihi wa ashhabihi ajma’in wa man saaro naahjahum ila yaumil qiyaamah. Amma Ba’du :
    Alhamdulillah, ikhwanuna al-muflishun (saudara-saudara kita yang bangkrut) tersebut telah mengambil bagian dari dosa-dosa kami dan semoga Alloh saja yang membalas atas upaya makar, fitnah dan kedustaan mereka. Sebagai pembelaan terhadap al-Haq, maka ana jelaskan apa itu CTPAT dan kenapa ana terlibat di sana…
    Pertama, blogsome ana di rachdie.blogsome.com adalah ana dedikasikan untuk rekan-rekan biologiwan dan mikrobiologiwan sekaligus sebagai sharing knowledge. Adapun Curiculum Vitae yang sempat sebelumnya ana masukkan ke sana, adalah CV yang ana susun untuk melamar kerja. Ana tidak sadar bahwa CV ini akan dijadikan sarana untuk menghujat ana hanya karena ana menyebutkan riwayat pendidikan, organisasi dan pelatihan ana apa adanya.
    Melihat implikasi buruk ini, maka ana hapus CV itu dari website blogsome itu untuk kemaslahatan dan akibat semakin merebaknya fitnah hanya karena para pencari kesalahan-2 itu tidak dapat bahan. Baik ana jelaskan apa itu CTPAT…
    CTPAT adalah MOU (Memorandum of Understanding) antara perusahaan yang ana bekerja di dalamnya (yaitu PT Eka Timur Raya) eksportir jamur kancing (Agaricus bisporus) ke luar negeri, diantaranya Belanda, Saudi, dan terbanyak adalah ke Amerika Serikat di bawah perusahaan jamur terbesar di AS yaitu “Green Giant”. Karena ana bertugas sebagai Supervisor QA (Quality Assurance) maka ana harus faham apa itu CTPAT dan haruslah mengikuti pelatihan CTPAT…
    Tahukah antum apa isi pelatihan ini? isi pelatihan ini tidak lain dan tidak bukan hanya lebih mengarah kepada safety, baik food safety maupun worker. Jadi, produk yang diekspor haruslah benar-2 safety and sound. Pelatihan ana di sini masih tahap pertama, yaitu dasar safety, pelatihan kebakaran (fire), penyelamatan asset apabila ada bencana, dan semisalnya.
    MOU ini wajib diterapkan semua perusahaan yang melakukan kerjasama dengan LN terutama AS, terlebih pasca hancurnya WTC. Mereka (AS) ketakutan apabila produk yang mereka impor tidak safety atau disabotase, dengan pemberian virus anthrax misalnya, atau selainnya. Nah, basic CTPAT itu adalah upaya penanggulangan semacam ini.
    Saya tanya kepada mereka yang mempermasalahkan, adakah yang mengharamkan hal ini? silakan tunjukan argumentasi anda…
    Ibrahim menggunakan CTPAT ini karena ia sudah tidak punya alibi untuk menyembunyikan metode CIA-nya dalam menghimpun informasi. Dan menurut saya, dia juga tidak tahu apa itu CTPAT, yang penting ada kata teroris dan ada hubungannya dengan AS, maka cukup sudah dijadikan sarana untuk menjatuhkan…
    Adapun biodata yang dia nukil adalah dari muslimintro.com [http://www.muslimintro.com/profile/abusalma/all]. Ana sebenarnya hanya iseng-2 aja mengisi forum ini setelah diajak ikhwan salafiy yang ana kenal dari Dubai UEA. Beliau murid Syaikh Abu Abdillah asy-Syihhi dan ana mengenal beliau dari YM, kemudian mengajak ana untuk ikut forum itu. Adapun bentuk form di dalam website ini adalah kebanyakan option semua, bukan tulisan. Sehingga apa yang tampil di My Personality adalah option yang harus ana pilih untuk deskripsi.
    Ana hanya sekali itu saja mengisi, setelah itu ana lupa password dan username, dan kemudian hari sudah tidak ana ‘utek-utek’ lagi dan ana biarkan. Dalam artian ana anggap not exist. Qodarullah, ternyata dengan metode CIA, search ke google engine dengan mengetik nama ana muncullah kembali halaman tsb. Dan halaman itu digunakan oleh Ibrahim untuk mendiskreditkan ana, tidak tahu kenapa???
    Yah, namun biarlah… Biarkan dia yang menanggung akibatnya. Biarlah dia tuduh saya berhelah atau apapun namanya, hanya karena saya menjelaskan apa adanya. Saya sudah tidak begitu peduli lagi. Namun hanya karena untuk memberikan kejelasan kepada antum maka ana bersedia untuk memberikan penjelasan semisal ini.
    Tidak ada kata lain ana hanya bisa berucap kepada Ibrahim : “sungguh kedustaan adalah murah di sisimu, dan hak saudaramu adalah tidak berharga di dirimu”. Semoga Alloh memberinya taufiq dan menyibukkannya dengan perkara yang lebih bermanfaat.
    Allohul Muwaafiq.

  2. Ummu Atikah Berkata:

    Assalamu’alaikum…
    Keep istiqomah my brother… tidaklah membahayakan awan gonggongan anjing yang menyalak, tidaklah bakal sampai panah-panah pendek itu ke bulan…
    Teruslah beramal, berdakwah dan berbagi ilmu. Salafiyun itu jelas manhaj dan metodenya. Walau semua mengaku-ngaku punya hubungan dengan Laila, tapi Laila jijik dengan pengaku-ngakuan mereka…

  3. Abu Fathimah Rudi Elprian bin Sadikin al-Balikpapany Berkata:

    Salaamun’alaikum

    salam kenal aj

    alhamdulillah ana banyak mendapatkan faedah dari situs antum

    jazakallahu khoir

  4. ibnu muhammad Berkata:

    Assalamu’alaikum…
    semoga antum selalu dijaga oleh Allah dan dilindungi dari makar-makar orang jahat, dan semoga Allah memberi kesabaran bagi antum dan ustadz-ustadz yang dilecehkan oleh orang-orang yang penuh kedengkian, “badan yang sakit mudah obatnya, hati yang sakit obatnya akan sulit bagi orang yang tidak mau kembali kepada sumber agama yang benar”, inilah musibah yang sangat besar menimpa kita saat ini,
    sungguh merugi orang menyibukkan diri menghisab orang lain seakan dia tidak akan dihisab nanti “na’udzubillah min dzalik”.
    nasehat sudah disampaikan, bahkan nasehat seorang syeikh yang mulia seakan dianggap angin lalu, bahkan dengan kesombongan menantang-nantang orang yang beda pendapat dengannya.
    perkataan kotorpun siap mereka lemparkan bagi saudaranya yang berbeda pendapat dengannya, atau mereka menganggap yang berbeda dengan mereka maka telah “khuruj minal millah”?
    lebih mencintai kaum kuffarkah? dinasehati bahwa salamnya salah itu untuk orang kafir! tapi malah diralat tulisan lafadznya saja! aneh seribu aneh!!!!!
    semoga Allah memberi hidayah pada mereka !!!
    “wahai dzat yang maha pembolak balik hati tetapkan hati kami dalam agamaMu yang haq ini”

  5. abusyadza Berkata:

    assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    semoga lebih sabar…lebih istiqomah..dan blog ini lebih bermuatan ilmu yang bermanfaat.

    wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  6. ngajisalaf Berkata:

    Assalamualaikum Warahmatullohi Wabaraktuh
    salam ta’aruf
    Agar Pengunjung kita semakin bervariasi, kami mengajak antum barter link …
    jazakumullohu khoir, link antum telah kami tambahkan

    Wa’alaikumus Salam Warohmatullahi Wabarokatuh
    Kepada akhy admin/webmaster ngaji salaf. Sebelum ana tambahkan link antum, ana ingin mengoreksi satu artikel antum yang antum nukil dari smd.antibidah.net bahwa artikel tersebut tidak jelas sumber penukilannya. Bahkan pemilik website sendiri, Abu Yahya adz-Dzahabi mengatakan pada komennya bahwa di bertaubat dan berlepas diri dari artikel ini karena artikel ini adalah kiriman dari seorang KHAWARIJ. Demikianlah yang ia katakan.
    Kemudian, Safar dan Salman adalah dua ulama yang telah ditandzir oleh masyaikh ahlus sunnah karena penyimpangan manhajnya. Perihal mereka telah dibongkar oleh Fadhilatus Syaikh Abdul Malik Ramadhani al-Jazairi dalam “Madarikun Nazhar fis Siyasah” yang ditaqrizh oleh Imam al-Albani dan al-’Allamah al-Muhaddits ‘Abdul Muhsin al-’Abbad. Mereka juga telah ditahdzir oleh masyaikh semisal Syaikh Rabi’ bin Hadi, Syaikh ‘Ubaid al-Jabiri, Syaikh Ahmad Yahya an-Najmi, Masyaikh Syam, Syaikh Ibrahim ar-Ruhaili, Syaikh Sulaiman bin Salimullah ar-Ruhaili, Syaikh ‘Abdurrazaq bin ‘Abdul Muhsin, dll…
    Syaikh Ibrahim memiliki maqulah (ucapan) khusus kepada mereka, dan dimuat di dalam Majalah adz-Dzakhiirah edisi Muharam ini dengan judul “Bersedihlah”, sebagai bantahan thd “Laa Tahzan” Aidh al-Qorni, termasuk juga disinggung Safar dan Salman. Apabila antum tidak rujuk di dalam masalah ini maka ana tidak dapat memasukkan link antum ke website ana.
    Untuk berikutnya juga harap berhati-2 di dalam menukil artikel dan sibukkan diri dengan masalah2 yang lebih penting terlebih dahulu, semisal masalah aqidah, hadits, fiqh, manhaj dll.
    Demikianlah dan harap maklum. Semoga tidak tersinggung. Semoga Alloh memberikan taufiq dan hidayahnya kepada kita semua. wallahul Muwaafiq. Amien.

  7. Abu Aufa Berkata:

    Alhamdulllah… lebih ahsan insya Allah… dan ana juga setuju dengan antum, bahwa hendaknya setiap komentar di moderasi terlebih dahulu, mana komentar yang layak dan tidak layak.. tapi ana ada sedikit pertanyaan nih akh, tentang Judul Halaman ini ” SILLATURRAHIM”.. ana pernah dengar bahwa istilah SILLATURRAHIM itu terbatas pada hubungan darah atau keluarga dengan syahid kata RAHIM yakni hubungan yang seketurunan. misal kata SILLATURRAHIM digunakan ketika kita mengunjungi saudara sekandung, orang tua, dsb yang masih dalam ruang lingkup keluarga, sedangkan untuk hubungan selainnya disebut ZIARAH, KUNJUNGAN atau selainnya.. benarkah pendapat seperti itu ya aba salma??
    Atas penjelasannya ana ucapkan Jazakallahu Khoiron.. Semoga Ana dan Antum tetap istiqomah di atas Manhaj yang Haq ini.. Aamin.

    Kurang setuju… apabila yang dimaksud ar-Rahmi maka ini adalah yang dimaksudkan dengan rahim, namun di sini maksudnya adalah ar-Rahim, yaitu menyambung kasih sayang. Sebagaimana sebuah hadits yang tidak hadir saat ini di ingatan ana, yang intinya mengatakan : Laysa minna ma qothi’a rahima aw kamaa qoola…, kata qothi’a di sini maksudnya memutus hubungan kasih sayang. Jadi bukan bermaksud memutus hubungan kekerabatan atau nasab. Allohu a’lam. Mungkin ada thullabul ilmi yang bisa membantu setelah muthola’ah masalah ini tentunya.

  8. lukman Berkata:

    ass.wr.wb
    menanggapi ucapan : “dinasehati bahwa salamnya salah itu untuk orang kafir! tapi malah diralat tulisan lafadznya saja! aneh seribu aneh!!!!!”
    maaf orng awam: itukn critanya salam u/org yg ikuti kebnran, jd bukan kapir lg? iya ga?

    sudahi prtikaian,lerai perklahian, rasax msh jg miris baca siltrahmi/bukutmu lm.gak prinsip, gak pnting, digedekan. sy sdr mngkn saudra msh muda2, ingat mati, ingat hisab.
    wass

  9. Muhammad Berkata:

    Ngomong-ngomong ttg fitnah, ana jadi ingat kisahnya Imam Bukhari & Imam ad-Dzuhli ketika terjadi “fitnah lafadz”. Dalam sebagian kitab disebutkan bahwa diantara sebabnya adalah hasadnya adz-Dzuhli (seorang ulama besar Naisabur ketika itu) terhadap Imam Bukhari yang datang ke Naisabur.

    Awalnya ia menganjurkan orang-orang untuk belajar kepada Imam Bukhari. tapi setelah beberapa waktu, majelisnya menjadi sepi karena kebanyakan mereka “ngaji”-nya pindah ke Bukhari. Lalu iapun hasad kepada Bukhari dan mulai membicarakannya….

    Fitnah terus berlanjut sampai Imam Bukhari di Hajr oleh kebanyakan orang termasuk oleh Imam Abu Hatim, Abu Zur’ah, dll. Dan yang tidak meng-hajr tinggal Imam Muslim dan Ahmad bin Salamah. Dan akhirnya Imam Bukhari harus hengkang dari Naisabur.

    Fitnah ini merupakan sebab ditulisnya kitab “Kholqu Af’aalil Ibaad” oleh Imam Bukhari.

    Yang unik, disebabkan fitnah ini akhirnya Imam Muslim tidak menulis riwayat dari adz-Dzuhli dan tidak pula Bukhari dalam kitab Shohih-nya.

    Dan para ulama yang sesudahnya seperti Ibnu Taimiyyah, mengatakan bahwa mereka semua adalah para ‘ulama Ahlus Sunnah.

    Mungkin kalau kisah ini diterjemahkan dan dipelajari, ada banyak hikmah yang bisa diambil.

    Sekarang ini, yang mutasyaddid mentabdi’ membabi buta & yang mutasaahil bermudah-mudah dengan ahli bid’ah… Allahul Musta’aan.

  10. Abu Nurillah Berkata:

    Assalamualaikum Akhi,
    Salam Ta’aruf.
    Akhi Abu salma, ana mau sharing2 masalah pengajaran di TPA. sudah umum diketahui bahwa di TPA itu diajarkan menyanyi dan cergam/komik, dan ini memang beralasan karena fitroh anak2 itu lebih tertarik dan memberikan perhatian yang lebih kepada pengajar jika dalam menyampaikan materi diberi selingan nasyid atau cergam.Gimana Akhi…
    belum lagi ditambah,bahwa TPA ini ada dibawah Muhammadiyah…Kalau antum benar2 alumni ITS, InsyaAllah tau yang namanya TPA Baitul Muttaqin di masjid Baitul Muttaqin -di Keputih itu lho-. dan ana juga cukup kebingungan bermuamalah dengan ranting Muhammadiyah ini.suatu saat para pengajar diajak untuk foto keanggotaan muhammadiyah, bagaimana menurut antum? ato saat ada musran muhammadiyah, dan pengajar di undang, dan tentu saja nanti ikut votting memilih ketua ranting -walaupun hasil votting pada musran tidak mutlak langsung memilih ketua, karena nanti juga diadakan pertimbangan musyawarah dalam memilihnya-
    Ana mau tanya satu lagi masalah gambar…..ana melihat di majalah qiblati ada komik tapi hanya wajahnya saja yang di sensor? bukankah itu masih ada faktor menyerupai? kalau seperti itu boleh…tentu saja melihat film kartun -terutama untuk anak2- seperti kartun jepang itu juga boleh karena memang tidak menyerupai manusia yang sesungguhnya, misalnya wajah yang lonjong(tidak masuk akal untuk ukuran yang sesungguhnya), hidung yang tidak ada lubangnya, model rambut yang tidak masuk akal, dsb.
    Gimana Akhi…..
    Jazakallloh
    Wassalamualaikum [warohmatullahi wabarokatuh].

    Wa’alaykumus Salam warohmatullahi wabarolatuh
    Ana rasa mengajarkan nyanyian ataupun menunjukkan cergam kepada santri TPA hanya untuk menarik perhatian mereka supaya tidak mengantuk atau lainnya, bukanlah cara yang baik. Sebab masih banyak metode lain yang lebih selamat, seperti mengajarkan mereka syair bahasa Arab atau Indonesia yang baik, yang dibaca berirama seperti mandhumah. Juga bisa diberi cerita-2 bukan khayalan, semisal kisah para sahabat, para nabi atau orang-2 salih, dls.
    Adapun bermuamalah dengan ranting Muhammadiyah, tidaklah mengharuskan kita harus masuk ke dalamnya. Jadi tidak perlu ikut foto-2an dengan mereka, ikut pemilihan ala voting dan lain sebagainya. Tolaklah hal itu dengan cara yang baik dan tidak menimbulkan fitnah.
    Adapun komik di majalah Qiblati, maka setahu saya itu telah dikonfirmasikan kepada beberapa masyaikh Saudi. Namun, saya pribadi kurang sepakat dengan hal tersebut, karena cenderung memberikan madharat dan kurang mendatangkan mashlahat. Allohu a’lam. Adapun gambar kartun yang tidak proporsional, maka yg jadi masalah bukanlah proporsionalitasnya, namun yang jadi masalah adalah kelengkapan organ atau indera pada gambar tersebut, yaitu adanya mata, hidung, mulut dan wajah lengkap. Allohu a’lam.

  11. Abu Nurillah Berkata:

    Afwan, mau nambah tanya….bagaimana hukumnya gambar/foto makhluk hidup seperti pohon, tanaman,bunga,ikan dsb…..?

    Gambar makhluk hidup tidak bernyawa diperbolehkan semisal pohon, tanaman, bunga, dan lain sebaianya. Adapun ikan termasuk makhluk hidup bernyawa. Allohu a’lam.

  12. Bapakne Hammam Berkata:

    Assalaamu ‘alaykum,
    Mas M.Rochdie Pratama,
    Perkenalkan, saya “Arema” yang sekarang sdg mencari ilmu di New South Wales, Australia.
    Saya mengenal blog sampean dari blog Ibrahim.. karena penasaran saya telusuri hingga saya sampai pada blog ini.. Kalo boleh berkomentar: Emang gaya penyajian blognya berbeda..:)
    Palng tidak, Ibrahim tdk menyediakan form komentar… he he he..
    Btw,
    Sampean menyebut Ustadz Ridwan Abdul Aziz Surabaya, sebagai yang pernah mengajar syarah Arbain an-Nawawi, saya hanya pengen konfirmasi, apakah Beliau itu yang berasal dari Wajak, Malang? Saya pernah pnya temen juga yg benama Ridwan Abdul Aziz yg dulu sama2 ngaji di Ustadz Rahmat al-Arifin, Wajak, Malang. Nah, dia terus pindah ke Surabaya. Dan saya sudah lama sekali tdk bertemu dengan mas Ridwan itu, hingga hari ini.
    Apakah betul?
    Terma kasih u konfirmasinya..
    Syukran.
    Wassalamu ‘alaykum.
    Bapakne Hammam

    Wa’alaykumus Salam warohmatullahi wabarokatuh. Benar, antum bisa hubungi beliau di no HP 08123259730.

  13. taufiq Berkata:

    Assalamu’alaikum
    Apakah [akhy] Abu Salma memiliki artikel tentang hukum berdakwah di parlemen? Benarkah para masyayikh yang tersebut dibawah ini membolehkan berdakwah lewat parlemen? Diantara masayikh yang disebut Ust. Ahamad Sarwat, L.c di eramuslim yang membolehkan berdakwah lewat parlemen adalah:
    Syeikh Abdurrahman Bin Nashir As-Sa’di
    Syeikh Ahmad Muhammad Syakir
    Syeikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithi
    Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
    Syeikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin
    Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-AlBani
    Syeikh Dr. Shalih bin Fauzan
    Benarkah demikian. Mohon penjelasannya?

    Wa’alaykumus Salam Warohmatullahi Wabarokatuh.
    Setahu ana, fatawa yang memperbolehkan parlemen adalah fatawa yang terdahulu dan lama. Dan para masyaikh akan memberikan jawaban sebagaimana gambaran yang diberikan. Pun, jawaban mereka telah memberikan persyaratan-2 yang harus dipenuhi oleh seseorang atau partai yang akan masuk ke parlemen, yang sangat sulit sekali untuk bisa dipenuhi. Ana belum menelaah seluruh fatawa tersebut dan mentabayuni atau mentatsabuti kebenarannya. Allohu a’lam. Pembahasan ini memerlukan pembahasan tersendiri yang khusus. Semoga ada kelapangan waktu untuk menelaah masalah ini.

  14. abu hasyim Berkata:

    ass[alamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh]
    afwan, bagaimana pula dgn gbr makhluk hidup di cover vcd yg banyak dijual/disebar, gbr dalam vcd, gbr dalam produk tertentu misal madu, pasta gigi merk siwak, yg dijual ikhwan ? tlg ditanyakan pada ust yg ada.
    kedua, thn ini kita akan lulus sma dan ortu mndukng u/sekolah agar dpt ijazah agama, satu2nya di iain, disana dari s1 sampai s3 ada. bgmn nashat [antum] ttg hal ini? thx
    wass[alamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh]

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Hal tersebut tetap tidak dibenarkan dan tidak bisa dijadikan alasan sebagai pembenaran. Yang menjadi pegangan adalah hujjah al-Qur’an dan as-Sunnah. Yang menyelisihinya tetap kita katakan menyelisihi hujjah. Namun, apakah hal tsb bisa dikatakan bahwa produk (madu, pasta gigi, dll) tsb adalah haram? maka saya belum pernah tahu hal ini. Karena produk tsb adalah halal maka harus ada dalil pasti yang mengharamkannya. Adapun kemasan yg bergambar makhluk hidup, maka itu masalah lain dengan kehalalan produk. Allohu a’lam.
    Ana tidak menyarankan antum masuk ke IAIN, karena masih banyak tempat lain yang lebih aman untuk aqidah dan manhaj antum yang bisa antum jadikan sarana untuk mendapatkan ijazah agama. Kemudian, yang paling penting dari itu semua, hendaknya tatkala kita menuntut ilmu agama adalah dalam rangka untuk hal yang syar’i, yaitu menghilangkan kejahilan kita, menambah keilmuan kita, memenuhi kewajiban kita untuk mendalami ilmu agama, agar bisa meluruskan amal kita dan berdakwah kepada umat. Adapun ijazah, maka itu adalah nomor terakhir dan bukan prioritas utama. Untuk itu antum bisa mencoba masuk ke Ma’had-2 ilmiah semisal Ma’had Ali Al-Irsyad as-Salafi di Surabaya, Ma’had Minhajus Sunnah di Bogor atau lainnya, yang mengajarkan ilmu Bahasa Arab dan dasar dien. Setelah itu antum bisa melanjutkan ke Madinah University atau universitas Islam lainnya. LIPIA juga bisa menjadi pilihan untuk mendalami Bahasa Arab… Allohu a’lam.

  15. Abdulloh Berkata:

    Assalamu’alikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    Alhamdulillah banyak manfaat yg aku dapat dari blog ini
    Aku butuh penjelasan tentang Tauhid Mutaba’ah.
    terima kasih sebelumnya.semoga dapat bermanfaat juga utk saudaraku semua atas penjelasannya nanti.
    Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh.
    Tauhid Mutaba’ah, seingat saya pembahasan ini ada di dalam kitab Tuhfatul Murid Syarh Kitabit Tauhid karya salah seorang murid Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu, yang tidak hadir saat ini nama penulisnya di ingatan saya. Maksud dari tauhid mutaba’ah adalah mentauhidkan (menunggalkan) ittiba’ (penauladanan) hanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam, dan ini merupakan buah dari syahadat Muhammad Rasulullah. Allohu a’lam.

  16. abu jibrin Berkata:

    kepada al-akh abu salma, ana mo tanya, apa benar syaikh Ali Hasan tidak dianggap lagi sebagai ulama salafiyin di Arab Saudi?
    padahal setau ana, ketika syaikh Ali ditahzir lajnah daimah, syaikh Utsaimin langsung membela syaikh Ali.
    Tolong hilangkan syubhat ini di hati ana.
    Jazakollohu.

    Hal itu tidak benar. Pertama, yang ditahdzir oleh Lajnah Da`imah adalah buku Syaikh Ali, bukan Syaikh ‘Ali Hasan sendiri, hal ini sebagaimana diutarakan oleh Syaikh Husain Alu Syaikh.
    Kedua, Beliau masih tetap seorang syaikh salafiyyin, sebagaimana masih banyak masyaikh Arab Saudi salafiyyin yang masih berhubungan baik dengan beliau, semisal Syaikh ‘Abdul Muhsin, Syaikh ‘Abdurrazaq, Syaikh ‘Abdul Malik, Syaikh ‘Ashim al-Qoryuthi, dll.
    Ketiga, Tiga a`immah salafiyyin telah wafat, yaitu Imam Ibnu Bazz, Imam al-Albani dan Imam Ibnu ‘Utsaimin rahimahumullahu dan mereka semua ridha dengan Syaikh ‘Ali Hasan.
    Keempat, apabila kita menelaah pembahasan ilmiah seputar masalah iman yang terjadi perdebatan di dalamnya, maka sesungguhnya tidak ada perbedaan prinsipil di dalamnya. Bahkan lebih cenderung bersifat perbedaan lafzhiyah belaka. Namun, hal ini dikeruhkan keadaannya oleh hizbiyyin takfiriyyin.
    Kelima, Dalam hal buku Syaikh ‘Ali yang ditahdzir, maka buku tersebut telah menyebar selama 5 tahun di Arab Saudi sebelum akhirnya Imam Ibnu Baz meninggal dunia rahimahullahu. Dan akhirnya keluar fatwa tersebut, dan fatwa tsb tidak diridhai oleh Imam Ibnu ‘Utsaimin.
    Silakan baca hal ini di majalah adz-Dzakhiirah edisi 21 th IV, Rajab 1427 atau di Maktabah Abu Salma di
    http://geocities.com/fsms_sunnah/bkn-irja1
    http://geocities.com/fsms_sunnah/bkn-irja2
    http://geocities.com/fsms_sunnah/bkn-irja3
    Semoga bermanfaat dan dapat menghilangkan syubuhat yang menghinggapi antum.

  17. abu hanif Berkata:

    akhi, ana minta izin ngambil logo dari salafi.or.id tuk di BLOG ana.
    smg alloh membalas antum dengan sesuatu kebaikan yg banyak, dan memberkahi dakwah salaf yg haq ini.

    Kalo ana sih tafadhdhol saja. Tapi coba antum izin langsung ke adminnya, al-Akh Abu ‘Afifah di email yang tercantum pada website tersebut. Untuk logo blog ini antum bisa ambil dari link berikut :
    http://geocities.com/abu_amman/abusalma.gif
    http://geocities.com/fsms_sunnah/abusalma.jpg
    http://geocities.com/fsms_sunnah/logoabusalma
    http://geocities.com/fsms_sunnah/abu-salma.jpg

  18. Abu Ja'far Berkata:

    Bismillah,,,
    kalo tentang tauhid muttaba’ah bisa dilihat di kitab “al-qaulul mufiid fi adillati at-tauhiid” karya syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab al-Wushoby (’aalim dari yaman)……

  19. maramis setiawan Berkata:

    Assalamualaikum Akhi……
    Coba antum liat blok pribadi ana….maramissetiawan.wordpress.com
    insyaAllah bermanhaj salaf, namun suasananya adem ayem. ana mengambil dari majalah2 salaf seperti qiblati, elfata,swaraquran, dsb.
    tapi afwan ini masih minimalis/baru.
    insyaAllah bisa dijadikan referensi shahih yang adem ayem
    tambahkan ke link antum kalau menurut antum layak.
    jazakalloh khoir
    wassalamualaikum

    Wa’alaykumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Mudah-mudahan bermanfaat dan istiqomah di atas manhaj salaf. Amin.

  20. Abdulloh Berkata:

    Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    Dalam artikel Garis Pemisah Antara Dakwah Salafiyyah dan Dakwah Hizbiyyah alhamdulillah sangat jelas sekali penjelasannya.
    Namun aku masih bingung dengan realita yg ada saat ini,moga mas bisa bantu penjelasannya.
    dalam lingkungan kita ada yg namanya Yayasan dari A..Z,ada Ormas dari A..Z,ada partai dari A…Z,apakah beda antara ketiganya,apakah semua itu bisa digolongkan Hizby atau ada rincian seperti penjelasan dalam artikel..?
    Dalam bermajelis misalnya apakah boleh kita memilah dan memilih ustadz yg menyampaikan Ilmu hanya Ustadz yg bermanhaj Salaf saja,dalam artian bila Ustadz yg menyampaikan jelas dai Ormas,partai, yayasan tertentu kita boleh tidak ikut..?walaupun kitab yg dia sampaikan kitab kitab karya Ulama ahlusunnah dan dia hadir dalam rangka dakwah Islam tidak membawa nama ormas,partai/yayasan.
    Bagaimana cara kita menjelaskan kepada seseorang bila kita ditanya kenapa kamu tidak ikut bermajelis..? padahal kita tidak ikut karena siUstadz yg menyampaikan jelas dari Ormas/partai tertentu.
    Bagaimana menjelaskan kesalahan Ormas/partai/yayasan tertentu,apakah boleh kita langsung ungkap kesalahannya langsung,atau juga kita terangkan kebaikannya.
    itu saja mas uneg uneg dari saya.karena kurangnya ilmu,pengalaman,saya mohon bimbingannya semoga saya bisa benar dalam bersikap,saya yakin karena ilmu yg kurang dan tidak adanya bimbingan bisa bisa saya salah dalam bersikap sehingga bisa mengotori manhaj salaf yg bersih ini,moga bermanfaat juga kiranya utk saudaraku yg lain atas penjelasannya. terima kasih.

    Wa’alaykumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Untuk menggolongkan suatu lembaga ke dalam hizbiyah butuh perincian dan persyaratan. Tidak semua dakwah yang diorganisir maka otomatis hizbi. Baik itu yayasan, ormas, lembaga, forum atapun selainnya, selama tidak menyelisihi ushul manhaj salaf dan tidak ada unsur hizbiyah-nya, seperti : baiat, fanatisme, wala’ baro’ atas hizbiyah, slogan hizbiyah, dan semisalnya, maka tidaklah terlarang. Allohu a’lam. Para ulama yang mengkritik suatu kelompok atau partai, sesungguhnya tidaklah mengingkari tanzhim (pengorganisasian)-nya, namun yang mereka ingkari adalah kehizbiyahannya karena ada unsur-2 fanatisme, baiat, dan semisalnya. Allohu a’lam.
    Dalam menimba ilmu, maka seharusnya seorang muslim salafiy ia hanya mengambil ilmu dari ulama atau ustadz yang selamat aqidah dan manhajnya. Kecuali dalam keadaan dharurat (mendesak), misalnya suatu negeri yang tidak ada ulama atau da’i yang beraqidah dan bermanhaj salaf, namun mereka ahli di dalam bahasa Arab, atau fikih, atau ushul fikih -misalnya-, maka yang demikian ini adalah darurat dan boleh hukumnya, selama ia dapat menjaga aqidah dan manhajnya tidak terpengaruh penyimpangan gurunya.
    Adapun, du’at partai atau hizbiyah -yang jelas penyimpangannya- dan apabila mengikuti kajiannya dapat menimbulkan syubuhat, maka lebih dihindari majelis ilmunya. Walaupun dia menggunakan kitab salaf, namun sangat mungkin terjadi ia fahami isi kitab itu tidak sebagaimana mestinya. Sebagai contoh, ada ikhwan Malaysia menceritakan kepada saya, bahwa di Malaysia ada seorang da’i lulusan Universitas Ibnu Su’ud Arab Saudi, dan dia dikenal sebagai da’i Wahhabi oleh masyarakat Malaysia, dia cukup kondang di kalangan muslimin Malaysia, namun ia aktif di partai PAS Malaysia. Ketika dia berceramah tentang ekonomi Islam, dia menukil hadits : “idza tabaya’tum bil iinah wa akhodztum adznaabal baqor wa rodhiitum biz zar’i wa taroktumul jihada fi sabilillah…” [artinya : "Apabila kalian telah berjual beli dengan sistem inah (sistem jual beli yang ada unsur riba atau keharaman di dalamnya], dan kalian ‘memegang ekor-ekor sapi’ [kinayah/kiasan sibuk dengan urusan peternakan/keduniaan] dan kalian ridha dengan bercocok tanam serta kalian tinggalkan jihad di jalan Alloh…”]
    Sang da’i ini menafsirkan hadits ini dengan penafsiran yang sangat aneh dan ganjil, belum pernah ada orang baik salaf maupun kholaf yang menafsirkan sebagaimana penafsirannya, ia berkata -kurang lebih intinya sbb- : “Apabila kalian tinggalkan perindustrian, perekonomian, perusahaan, perbankan Islam, dls… maka Alloh akan rendahkan kalian umat Islam, akan Alloh hinakan kalian dibandingkan kaum kuffar di zaman ini… sampai kalian mau kembali mengangkat perindustrian, perekonomian perusahakan, perbankan kalian…”
    Subhanallohu, ini adalah penafsiran yang jauh dari al-Haq. Bahayanya, ucapannya ini didengarkan oleh ratusan bahkan ribuan ekonom dan pialang ekonomi muslimin serta kaum muslimin lainnya. Ini adalah penafsiran yang menyimpang dan berbahaya. Dan seperti inilah yang dikhawatirkan terjadi kepada ummat Islam, apabila umat ini tidak berhati-2 di dalam mengambil ilmu. Imam Muhammad bin Sirin pernah berkata : “Ilmu itu adalah agama maka perhatikanlah darimana kalian mengambilnya.” Oleh karena itu di dalam talaqqi ilmu memerlukan kehati-2an. Namun, ini bukan artinya salafiyyun fanatik hanya kepada ustadz-2 atau ulama-2nya saja sebagaimana dituduhkan oleh orang-2 yang tidak faham, dan ini juga bukan artinya salafiyun menolak kebenaran dari selain mereka. Tidak! Salafiyun menerima kebenaran dari manapun datangnya, hatta dari lisan syaithan yang pendusta pun apabila haq maka wajib diterima [sebagaimana kisah Abu Hurairoh Radhiyallahu 'anhu yang ditugaskan menjaga gudang makanan, yang diajari Syaithan untuk membaca ayat kursi, dan Rasulullah mengatakan tentangnya "shodaqoka wa huwa kadzub" yang artinya ia telah jujur kepadamu walaupun ia seorang pendusta]. Salafiyun tidak menolak kebenaran dari manapun datangnya, namun salafiyun tidak mencari kebenaran dari mana saja tanpa dipilih dan dipilah. Perhatikanlah, sungguh berbeda kedua hal ini. Semoga bisa difahami.
    Adapun di dalam mensikapi kesalahan-2 ormas, maka yang lebih utama adalah kita menyebutkan kesalahan-2 nya secara umum tanpa menyebutkan nama ormas agar lebih dapat diterima. Namun apabila kesalahan ormas itu menyebar di masyarakat maka perlu menyebutkan namanya dan kesalahan-2nya. Adapun menyebutkan kebaikan [atau yang disebut dengan muwazanah], maka ini tidak dituntut di dalam masalah tahdzir. Menyebut kebaikan ketika memperingatkan kesalahan tidak perlu karena bukan ini yang dituju. Namun yang dituju adalah supaya umat menjauhi kesalahannya. Yang penting lagi, ini bukan tugas setiap orang. Ini tugas orang-2 yang telah memiliki ilmunya dan ia bisa menimbang mashlahat madharat dari peringatannya ini.
    Jika antum -misalnya- sedang berdiskusi dengan teman antum yang berasal dari suatu partai tertentu yang jelas-2 menyimpang, maka janganlah antum langsung mengatakan padanya, “antum ini ikut partai sesat dan menyesatkan!”, atau “antum ini ikut partai bid’ah”…dll… jangan demikian. Namun ingatkan dia dengan cara yang hikmah. Jelaskan kepada dia hal terpenting dulu, fahamkan dia ilmunya dulu, apa itu aqidah shahihah, apa itu bid’ah sunnah, apa itu tauhid syirik, dst. Karena dengan dasar atau ilmu ini ia akan dapat memilah mana yang haq dan mana yang bathil.
    Adapun apabila antum langsung menvonis, “antum ini ikut jama’ah sesat”, maka manusia akan cenderung menolak cara-2 kasar seperti ini dan dia akan lari dari kebenaran yang antum kehendaki. Imam al-Albani rahimahullahu di dalam salah satu ceramahnya pernah berkata : “Sesungguhnya kebenaran itu berat bagi manusia untuk menerimanya, maka janganlah kalian perberat lagi dengan cara/ushlub kalian yang keras. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam pernah bersabda : “sesungguhnya diantara kalian ini ada munaffirin [orang yang menyebabkan umat lari/menjauh dari kebenaran].”
    Sungguh benar Rasulullah dan sungguh benar Imam al-Albani, bahwa demikianlah realita yang terjadi…
    Betapa banyak manusia mencela dan fobia dari dakwah salafiyah hanya karena perbuatan beberapa gelintir manusia yang mengaku-ngaku sebagai salafiyah, namun hakikatnya ia jauh dari klaimnya. Aqidahnya menyimpang, manhajnya menyeleweng, akhlaknya bejat, hobinya menfitnah, mencela, memaki, menghujat dan mencari-2 kesalahan. Metode investigasi ala CIA kuffar menjadi trade mark dakwah mereka. Mereka tidak menyebarkan ilmu melainkan investigasi-2 yang dibungkus dengan pakaian Islami, membungkusnya dengan jarh wa ta’dil, namun pada hakikatnya adalah kebusukan dan kejelekan. Hanya untuk menghalalkan ghibah, namimah, menghujat, mencela, dan perbuat keji lainnya dengan kedok jarh wa ta’dil. Padahal yang benar adalah jarh (mencela/mencacat kredibel seseorang) wa tanfir (menjauhkan umat dari kebenaran).
    Inilah yang harus kita jauhi. Janganlah karena kita berintisab dengan salafiyyah maka kita merasa bahwa kita yang paling salafiy dari lainnya. Jangan pernah demikian! Kita memuliakan manhaj salaf dan kita berupaya supaya bisa mengikuti jejak para salaf di dalam beragama, beribadah, berperilaku, berakhlak, dll. Kita berintisab dengan manhaj ini bukan hanya sekedar pengakuan, namun juga harus dengan pembuktian. Karena bisa jadi kita masih sangat jauh dengan manhaj salaf yang mulia ini. Janganlah kita jadikan manhaj salaf dan dakwah salafiyah ini dakwah hizbiyah. Dakwah yang menyeru kepada pemahaman Haddadiyah rusak yang membinasakan. Yang bisanya hanya merusak citra dakwah salafiyah di mata umat, mentabdi’, mentahdzir, menjarh, menvonis ini itu dengan mengkambinghitamkan syariat kita yang mulia. Anehnya, mereka berbuat kerusakan namun merasa bahwa mereka melakukan kebaikan/ishlah. Na’udzu billahi min dzalik.
    Semoga bisa difahami dan bermanfaat. Allohul Muwafiq.

  21. Abu Umair As-Sundawy Berkata:

    Assalamu’alaikum,
    Akhy, setiap saya klik artikel dikolom download, kenapa selalu tidak bisa yah?Tidak terbuka,terlebih untuk donlod.Berkali saya coba selalu tdk bisa.Ada yang tahu?
    Wassalam

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Sebagian dari download ada yang error. Namun sebagian besar (95% -insya Alloh) bisa didownload. File-2 tsb ana simpan di geocities yang bandwitch terbatas, mungkin antum ketika mendonload sedang habis bandwitchnya. Atau antum coba saja langsung donlod ke Markaz Download dari blog ini atau di http://geocities.com/fsms_sunnah. Mudah-2an bisa. Kalo masih tidak bisa, ya… mungkin ikhwah lain ada yang bisa membantu?

  22. Hafi Berkata:

    Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,
    baru saja ana mendownload artikel dari situs antum. jazakallah.
    Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Amin wa iyyakum.

  23. Maramis Berkata:

    Akhi….caranya memasukkan text arab/Al-Quran gimana caranya?

    Untuk bisa membaca teks arab/al-Qur’an, antum harus mendonload font arabic terlebih dahulu. Untuk bisa mengetik font arabic, antum harus install language pada windows XP dengan arabic. Atau antum bisa install windows 98 Arabic Enable. Untuk al-Qur’an di word, sekarang ada fasilitas wordquran yang kita bisa memasukkan otomatis ke dokumen word kita, setelah menginstalnya tentunya. Coba antum download program ini dengan mencari di google search engine. Atau mungkin ada ikhwah yang bisa membantu atau menambahkan?

  24. Abu Aufa Berkata:

    Sedikit bantuan buat akh maramis tentang teks arab dalam al-Qur’an.. antum bisa lihat link dibawah ini :

    http://myquran.org/forum/index.php/topic,920.0.html

    http://www.myquran.org/msword/

    Mudah2an bermanfaat…

  25. ummusalma Berkata:

    Assalamu’alaikum.
    Test aja mas…

  26. abu Ad'Hia Berkata:

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarakatuh
    Akhii…Antum pernah dengar atau baca tentang bantahan syaikh al-Bani kepada Ulama yang mewajibkan cadar.?
    Katanya hal ini terdapat dalam kitab beliau yang berjudul: Ar-Radd al-Mufhim ‘ala man Khalafa al-’Ulama wa Tasyaddada wa Ta’ashshaba wa Alzama al-Mar’ata an Tastura Wajhaha wa Kaffaiha wa Awjaba walam Yaqtani’ bi Qawlihim innahu Sunnatun wa Mustahabbun.
    Kalo antum ada waktu, tolong di bahas ya akh.?
    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Iya, benar. Di dalam kitab tsb dan juga di dalam “Jilbab Mar’ah al-Muslimah”. Kedua buku tsb telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Kalau tidak salah oleh Media Hidayah. Silakan dirujuk di sana.

  27. Abu Haidar Berkata:

    Alhamdulillah, begini kan lebih baik.
    JazakAlloh khoyron akhy.
    Al ‘afwu jika ada kata yang kurang berkenan.

  28. Abu Ammar Berkata:

    Akh Abu Salma, sekali-kali tolong ditulis profil2 ustadz salafi di Indonesia. Menurut ana itu penting karena di kemudian hari ustadz2 ini nantinya bisa mjd sejarah dakwah salafiyyah di Indonesia. Semoga dakwah barokah ini selalu berjaya hingga nantinya saya berharap akan berdiri daulah yang bermanhaj nubuwwah(tentunya dengan dakwah yang haq).Amin

  29. maramis setiawan Berkata:

    Jadi cadar itu khilaf akhi abu salma…? apa akhwat/istri yang tidak bercadar itu sudah menyelisihi manhaj salaf. realitanya di masyarakat awam-indonesia-, memang cadar itu dituduh sebagai ke-ekstrimis-an dalam beragama. janganlkan bercadar, jilbab lebar aja sudah dituduh ekstrim -walaupun tidak sehebat tuduhan yang cadar, dan ana memang lebih setuju yang ini(cukup lebar tanpa bercadar)-.gimana nih akh abu salma??

    Iya, khilaf baynal ulama. Wanita yang tidak bercadar tidak bisa dikatakan menyelisihi manhaj salaf. Cadar itu adalah afdhaliyah saja, jadi bercadar lebih afdhal daripada tidak bercadar. Karena fitnah wanita itu letaknya adalah pada kecantikan wajahnya. Namun ulama Najd, Hijaz dan Arab Saudi mayoritas cenderung menwajibkannya dan berpandangan bahwa wanita tidak bercadar itu sama dengan sufur yang notabene tmsk kemaksiatan. Adapun tuduhan ekstrim dan lain sebagainya maka tidak menjadi ibrah sama sekali di dalam masalah ini.

  30. Abu Fathimah Rudi Elprian bin Sadikin al-Balikpapany Berkata:

    Salaamun’alaikum
    y akhil karim tolong dimuat hasil dauroh bersama syaikh2 murid Imam al-Albani
    Jazakallahu Khoir

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Afwan, ana tidak hadir pada acara tersebut namun alhamdulillah ana memiliki rekaman ceramahnya yang sebagian sudah ana dengar. Insya Alloh ada beberapa bagian penting akan ana muat di dalam blog ini. Amin wa iyakum.

  31. mh.irfan Berkata:

    Sekedar membantu al-akh Abu Ad’Hia. Bahwa buku terjemahan Ar Radd al-Mufhim, oleh al-akh Yuda ‘Buldozer’ sudah di-upload di blognya, yaitu http://kampungsunnah.wordpress.com , silahkan dapat antum donlot.
    Akhukum.
    Di Bekasi.

  32. Ibnu Yoso Berkata:

    akhy, antum tau siapa itu syeikh mamduh bin farhan yang sering muncul di majalah qiblati? Apa dia ulama salafy?
    ada yang bilang kalau syekh shalih munajjid itu ditahdzir syeikh salim al-hilaly, apa ini benar? kalau benar, kenapa beliau ditahdzir? ana pernah lihat tulisannya di majalah qiblati.
    kemarin di toko buku ana lihat ada terjemahan buku Aidh al-qorni “menjadi wanita paling….” terbitan elba, kenapa kok elba masih menerbitkan tulisan Aidh al-qorni, padahal sudah ditahdzir syeikh ibrohim ruhaily? siapa sih orang-orang dibalik elba?

    Ana tidak tahu bagaimana aqidah dan manhaj Ustadz Mamduh Farhan al-Buhairi. Namun ana pernah bertemu dengan beliau saat beliau melakukan lawatan untuk mengumpulkan informasi seputar syiah dan shufi fi tanah air.
    Memang benar, Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid ditahdzir oleh Syaikh Salim, Syaikh Ali, Syaikh Ibrahim ar-Ruhaili, Syaikh Abdul Malik Ramadhani, dll. Semoga Alloh meluruskan langkah Syaikh al-Munajjid dan menjauhkan fitnah hizbiyah dari beliau. Adapun tulisannya yang dimuat di majalah “Qiblati” maka bisa antum klarifikasi langsung kepada fihak majalah tersebut. Mudah-2an penjelasan yang mereka berikan mencukupi.
    Adapun penerbit “Elba” (La Royba bima Amanta) memang sebagian buku terbitan mereka adalah karya DR. Aidh al-Qorni saddadahullahu. Maka kita tinggalkan karya DR Aidh ini dan kita beristifadah pada buku-2 lainnya yang lebih selamat. Allohu a’lam. Apabila antum ingin mengetahui alasan kenapa Elba menerbitkan buku DR. Aidh silakan antum konfirmasi sendiri kepada penerbit.

  33. Abu Abdirrahman bin Misdi al-Carati Berkata:

    Assalamu’alaikum warohamtullohi wabarokatuh,
    Akhi,apa antum punya artikel ttg penyimpangan HT&Aqidah pendiri HT taqiyudin nabahani?klo antum punya tlong krm ke email ana….Barakallohu Fiik.

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Sebagiannya ada. Bisa antum cari di Maktabah Abu Salma. Lengkapnya bisa antum rujuk pula ke “Jama’ah-Jama’ah Islamiyah” jilid 2 karya Syaikh Salim al-Hilali penerbit Pustaka Imam Bukhari.

  34. abdullohsholyh Berkata:

    Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    aku mau tanya : kemanakah bunga bank itu harus disalurkan..?
    Apakah boleh utk saudara kita yg sakit mohon penjelasannya.
    terima kasih

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Allohu a’lam. Sebagian ulama mengharamkannya mutlak, tidak boleh dimanfaatkan untuk apapun. Dan sebagian lagi memperbolehkan hanya untuk sumbangan pembangunan sarana umum semisal jalan dan lainnya. Karena menurut mereka uang riba tsb hasil dari rakyat maka dikembalikan kepada rakyat, mereka juga berpandangan bahwa uang tsb apabila tidak digunakan maka akan digunakan utk kepentingan kuffar atau kepentingan yang bisa jadi merusak Islam. Allohu a’lam.

  35. Abusy Syifa' Berkata:

    Assala:mu’alaikum
    Kaifa Ha:l Ya Aba Salma?
    Ana tanya, apa hasil dari pertemuan dengan Syaikh Ali Hasan?
    Keliatannya antum sibuk ya… Apa sih sekarang kegiatannya?
    Ba:rokallohu fi:k
    Assala:mu’alaikum

    Wa’alaikumus Salam
    Khoyron alhamdulillah. Allohu a’lam. Ana tidak hadir dauroh. Sibuk macem-2. wa fiika barokallohu.

  36. taufiq Berkata:

    akhy, ana ‘nggak sengaja search di google dan menemukan situs sabiluna.net dengan link-linknya yang di dalamnya menggunakan berbagai istilah yang sudah tidak asing lagi di kalangan tholabul ‘ilmi diantaranya dengan mengatasnamakan manhaj salaf dan ahlusunnah wal jama’ah. Namun masyaallah, di dalamnya justru ada bantahan terhadap Syaikh Bin Baz, Syaikh Al-Albany, mencela negeri Saudi dan masih banyak lagi syubhat-syubhat yang terdapat di dalam situs ini dan situs-situs yang menjadi linknya. Apakah akhy tahu siapa mereka? Apakah akhy memiliki risalah ilmiyyah ataupun maqolah untuk membantah syubhat-syubhat dari kelompok atau orang-oarang yang sejalan dengan pemikiran mereka?
    Allahu a’lam

    Itu adalah website takfiriyun khorijiy… maka hendaklah antum waspada dengannya. Sebagian maqolah telah disebarkan oleh Majalah Ilmiyah adz-Dzakhiirah dan al-Furqon. Beberapa bagian ada pula di dalam blog ini dan beberapa wesbite lainnya semisal almanhaj.or.id. Insya Alloh kami sedang mempersiapkan beberapa artikel yang menghantam pemahaman takfiriyun semisal mereka. Allahumma yassir.

  37. abu abdillah -klaten Berkata:

    al akh abu salma-hafidhakallah…
    ana mau tanya bagaimana sebenarnya hukum merekanm dalam vcd? yakni ceramah2 para masyaikh tsb?ana baca di salafy or id, darus salaf ada fatwa syaikh bin Baz yang mebgharamkan?lantas ana baca di iklan ada VCD otobigarfi dan keg. dakwah syaikh bin baaz.gimana ini.ana pernah ikut kajian salafy-mereka yang menuduh sururi-,menyita kamera,tidak boleh berjualan produk2 dh,tibyan dll,tapi kalu ada pedagang mereka yang jualan di kajian akbar kami di solo,panitia juga tidak masalah, mereka bawa mjl syariah,nashihah,no problem,mereka mengatakan salafy yang merekam dengan vcd adl hizbi.mhon penjelasan jazaakallah

    Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Imam Ibnu ‘Utsaimin memperbolehkannya dalam tanya jawab bersama siswa pramuka yang VCD-nya telah disebarkan. Bahkan banyak masyaikh yang sudah mau direkam pada saat ceramah semisal masyaikh Yordania, Syaikh Said Ruslan al-Mishri sendiri di dalam websitenya banyak file videonya. Apabila masalah VCD ini dijadikan landasan dalam menilai hizbi niscaya banyak ulama salafiyyin yang tidak selamat dari tuduhan hizbiy ini. Ini adalah manhaj Haddadiyah yang menyimpang dari manhaj salaf. Apabila mereka tidak mau atau merajihkan pendapat yang mengharamkan, maka seharusnya cukuplah mereka terangkan kekeliruan pendapat yang memperbolehkan. Tanpa perlu menuduh hizbi dan sikap-2 tidak terpuji lainnya. Allohumma…

  38. abu 'abdirrohman rubi assundawy Berkata:

    ASSALAMU’ALAIKUM …
    ikhwani ‘azzakumulloh … ana perlu artikel yang bergambar tentang penyelanggaran jenazah. semoga Alloh m,empermudah urusan kita

  39. Abul Hasan Berkata:

    Assalamu’alaikum…

    Ana cuma mau kenal sama antum semua…

    Jazakalloh Khoir…

  40. ibnu zubayr Berkata:

    [akhy],beberapa kali ana “mampir” ke blog yang beberapa waktu yang lalu menjadi rival antum dalam cyber-war ini (mudah-mudahan segera berakhir krn sama sekali tdk ada maslahatnya, walhamdulillah antum sudah tdk tanggapi lagi -dhohirnya- begitu) ana juga sama sekali tidak melihat artikel2 terkait antum, barakallohu fiik.. ada 2 artikel yang dalam beberapa hari ini menjadikan ana pusing, bahkan baru kali ini mengetahuinya yakni tentang : pengakuan ustadz abu mas’ud dan ustadz ibnu yunus,
    ya akhi.. tolong jangan katakan tidak tahu, ana yakin antum memahami permasalahan tersebut, berikan kepada ana beberapa pencerahan. antum benar bahwa jangan sekali-kali kita disibukkan dengan perkara seperti ini tetapi syubhat harus segera dihilangkan dari kepala ana, wa jazaakallohu khoiron.

    Masalah ini telah ana komentari. Dan tidak ada manfaatnya untuk diulang-2 lagi. Sebaiknya antum tdk sibukkan diri dengan kesaksian-2 semacam ini. Lebih baik sibukkan dengan ilmu dan amal sholih. Apabila ana komentari lagi, maka ana akan membuang waktu, membuka pintu fitnah dan keburukan lainnya. Silakan antum hubungi ustadz-2 yang terkait, yaitu yang disebut oleh Abu Mas’ud dan Ibnu Yunus. Karena tabayun kepada mereka lebih benar tentunya daripada kepada ana.

  41. abusyadza Berkata:

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    akh…antum pernah masuk ke web ==> s(hufy)indonesia(dot)wordpress.com ga???

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Itu websitenya shufi yang menyebarkan faham bid’ah… hendaklah dijauhi.

  42. Abu Salman Berkata:

    Assalaamu`alaikum warohmatullohi wa barokatuhu.
    Alhamdulillah, di tengah-tengah derasnya fitnah para pendengki dakwah salafiyyah yang mubarokah ini, khususnya serangan bertubi-tubi mereka kepada dakwah yang haq ini, Alloh ta`ala telah memunculkan para pembela dakwah salafiyyah.
    saya memohon dan berdu`a kepada Alloh, semoga Antum diberi keikhlasan dan tambahan ilmu didalam membuka subhat dan dan membantah tuduhan para pendengki.
    semoga dakwah salafiyyah terus menaburkan semerbak wangi tauhid di negeri ini dan memadamkan syirik, menyebarkan sunnah dan mematikan bid`ah.
    tetap istiqomahlah akhuna Abu Salma di dalam berdakwah, taburkan kelemahlembutan didalam membuka subhat mereka.
    Semoga Alloh ta`ala memberikan hidayah-Nya kepada orang-orang yang mencari Al-Haq, dan semoga Alloh ta`ala mengistirahatkan kita dari para pendengki.
    jazakumullohu khoyron
    Abu Salman Burhan Hidayat al-Jawy

  43. abusyadza Berkata:

    afwan akh…maksudnya blog salafyindonesia.wordpress(dot)com akhy tau siapa mereka?semoga akhy dapat memberikan penjelasan artikel artikel mereka

    Iya… mereka. Menggunakan nama salafy namun mereka menyebarkan dakwah shufiyah bekerjasama dengan syi’ah dan kelompok bid’ah lainnya. Mereka juga mencela ulama ahlus sunnah dan mengajarkan bid’ah, khurofat dan syirik. Allohul Musta’an.

  44. Abdulloh Berkata:

    Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    afwan akh aku sering tanya,bolehkan….?
    ditempatku acara kenduri dalam rangka kematian,menuai padi,acara
    adat(bersih desa)masih ada dan cukup sulit utk dihilangkan.
    Aparat desa juga pemuka agama mendukung acara tsb.
    Bagaimana mensikapinya akhy…?
    Apakah makanan utk kenduri itu haram..? atau ada perinciannya.

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Sikapi dengan pengingkaran secara hikmah dan lemah lembut. Apabila antum belum mampu untuk mengingkari dengan lisan, bahkan apabila antum ingkari dengan lisan akan malah membuat madharat, maka antum ingkari dengan hati dan antum hindari acara-acara demikian untuk menjaga agama antum semaksimal yang antum mampu. Makanan untuk kenduri kematian atau semisalnya, maka setahu ana, ada yang memperbolehkan, ada yang mengharamkan mutlak, dan ada yang memperinci, yaitu apabila berupa daging maka jangan dimakan, namun apabila selainnya boleh. Dan yang terakhir ini insya Alloh yang lebih rajih sebagaimana dikuatkan oleh Syaikh Hasan Alu Syaikh, pensyarh Kitab Fathul Majid. Allohu a’lam.

  45. ismail bin abdul ghony Berkata:

    Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

    Ya Akhy Abu Salma, salam kenal dari ana di bekasi, yang alhamdulillah da’wah mubarokah ini sedang marak2nya di sini.Ana banyak sekali mengambil manfaat dari blog antum ini.Semoga Alloh ta`ala memberikan hidayah-Nya kepada kita semua. Ana ingin tanya ke antum masalah mikrobiologi, kemana harus emailnya?semoga antum berkenan membalasnya
    jazakumullohu khoyron
    Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Tafadhdho email di ibnu_burhan[ad]hotmail.com. Amien.

  46. abu hannan Berkata:

    assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatuh

    buat ikhwan yang mau melihat kejahatan dan kesesatan syiah rafidhah bisa antum buka http://www.kasralsanam.com setidaknya antum bisa memberikan pembanding kepada situs salafyindonesia yang sebenarnya buatan syiah itu untuk memecah belah dakwah ahlussunnah.

    baarokallahu fiikum

  47. Abu Muslim Berkata:

    Assalamu’alaikum warohmatulloh,
    bagaimana kabar antum di Malang?
    ana minta izin, untuk memposting artikel antum di site pribadi ana…Tolong sampaikan juga salam ana untuk temen2 di wisma as Sunnah
    Akhukum Fillah,
    Tito Abu Muslim

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Tafadhdhol…

  48. maramis setiawan Berkata:

    Assalamualaikum akhi….
    Ana masih belum mafhum mengapa salafy kita terbagi menjadi ‘dua kubu’. Dan ini yang juga menjadi kebingungan ana untuk menjelaskan kepada teman2 ana -yang ingin ana ajak ke manhaj salafy- tentang mana salafy yang benar, kalau semuanya benar mengapa tidak bersatu saja?. akhi…ana butuh penjelasan yang sederhana tapi mudah dimengerti.
    jazakalloh
    wassalamualaikum

    Wa’alaikumus Salam…
    Antum silakan konsultasi dengan al-Ustadz ‘Abdurrahman bin Thayib, Lc di majelis kajian beliau. Insya Alloh antum akan mendapatkan jawaban yang kafi.

  49. difer Berkata:

    Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    Ikhwah, perkenalkan ana dari batam,sebelumnya mengenal manhaj dari kajian-kajian yang sering diadakan baik di yayasan atau Radio. Ana ingin mengikuti Jejak antum Abu Salma bikin web/Blog cuman karena terbentur keilmuan ana sebagai tholib yang awam, ana jadi urung.( gimana ya..)
    Alhamdulilah ana banyak mengambil manfaat dari kontent disini, untuk memudahkan bisa ngga ya akhi..ini di CHM khan..
    Syukron

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Mudah-2an antum bisa segera memenuhi keinginan antum untuk membuat blog. Namun tentu saja menyibukkan diri dengan belajar dan ta’lim lebih utama.

  50. Abul Hasan Berkata:

    Assalamu’alaikum…
    Abu Salma…afwan ana mau tanya…masalah fiqh..
    Kalo duduk pada raka’at terakhir shalat witr itu tawaruk atau iftirasy?
    Jazakallah Khoir…

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Masalah ini panjang dan diperselisihkan oleh para ulama semenjak dahulu. Insya Alloh akan ana turunkan pembahasannya singkat dalam masalah ini. Allohumma yassir.

  51. Abul Hasan Berkata:

    Assalamu’alaikum…
    Akhi…antum ada yang tau dengan al-Ustadz Muhammad Ridwan Lc nggak?
    Ana pernah denger kalo beliau pernah ngajar di Ma’had Imam Bukhori Solo…trus skrg dah keluar…lalu beliau bergabung dengan sodara-sodara kita di eks-LJ…lalu beliau memberikan semacam “testimoni” gitu…?? Apa diantara antum ada yang tahu atau pernah denger tentang hal ini ???
    Jazakalloh Khoir…
    Oya…ana juga pernah di LJ…sekarangpun masih…tapi ana ga’ ikut nuduh-nuduhin orang-orang yang ngaji ama Ust.Yazid, Ust.Abu Ihsan,dll contohnya.. sebagai sururi….dulu sih pernah waktu baru kenal manhaj (karena blom ngerti…afwan)…karena ana pertama kali kenal dakwah ini lewat LJ…
    Abul Hasan

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Afwan ana tidak tahu, kenal dan belum pernah mendengar ttg beliau… kecuali semenjak ‘testimoni’nya ditranskrip dan disebarkan…

  52. Abu Abdirrahman At-Tubany Berkata:

    Assalamualaikum akhi….
    ana mau tanya…..bagaimana cara mengusir jin di dalam rumah yang sebelumnya kosong?
    Ana punya rumah baru yang dikontrakkan….namun sudah dua kali rumah tersebut tidak jadi dikontrak oleh orang -padahal sudah nego- karena desas-desus bahwa rumah tersebut banyak jin/setan/penampakannya. ana mafhum bahwa jika di dalamnya terus dilantunkan ayat-ayat Quran oleh pemilik barunya dan pemilik baru tersebut rajin beribadah dengan sebenar-benrnya maka akan hilang sendiri jin/setan tersebut. hanya saja pasti orang itu akan sulit untuk dijelaskan yang demikian dan memilih untuk mengkontrak dirumah yang lain yang berimbas pada rumah ana yang tidak laku.
    akhi…ana butuh solusinya.
    jazakalloh.
    wassalamualaikum

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Untuk mengusir jin dari rumah kosong tsb, pertama yang antum lakukan adalah antum atau cari orang yang shalih untuk menempati rumah itu, jangan dibiarkan kosong. Lalu bacakan surat al-Baqoroh, karena diantara faidah surat al-Baqoroh ini adalah dapat mengusir syaithan, sebagaimana haditsnya dinukil oleh al-Hafizh Ibnu Katsir di dalam Tafsirnya. Lalu, jaga rumah ini dari sarana kemaksiatan, semisal radio, TV, tape atau semisalnya yang memutar lagu-2 atau musik. Namun, tidak apa-2 apabila untuk memutar pengajian ataupun murottal. Berdoalah kepada Alloh supaya Alloh mengusir syaithan yang bercokol di rumah tsb. Atau antum bisa minta tolong kepada ustadz ahlus sunnah untuk mengusirkan syaithan dari rumah tsb. Allohu a’lam.

  53. Abdulloh Berkata:

    Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    saya mau tanya manakah yg rojih antara membiarkan jenggot tanpa
    batas atau merapikannya (yang melewati segenggam tangan).
    Bukankah alqur’an/Hadist lebih didahulukan daripada Atsar..?
    Bagaimana kalau kita dipaksa utk memotong jenggot oleh Instansi dimana kita bekerja,sementara kita belum siap utk keluar dari instansi tsb karena ekonomi,atau masalah lain dalam hal mencukur jenggot yg intinya ada paksaan dari orang/Instansi dll,namun dihati kita tau akan haramnya tindakan tsb.
    terima kasih ,semoga bermanfaat juga utk saudara yg lain.

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Yang rajih insya Alloh yang membiarkan apa adanya, namun tidak mengapa atau paling banter makruh hukumnya memotong yang melebihi genggaman tangan. Dalam masalah yg antum sebutkan, ahsan antum tanyakan kpd ustadz. Dalam hal ini ana belum bisa menjawab sampai ada fatwa dari ulama tentangnya. Sejauh yang ana tahu, Syaikh Abul Hasan al-Ma’ribi wafaqohullahu wa iyana ila sabilil haq, di dalam “Silsilah fatawa Syar’iyyah” memperbolehkan dalam keadaan dharurat mencukur jenggot, semisal pegawai militer dan semisalnya. Namun, fatwa beliau ini dibantah oleh Syaikh al-Washobi hafizhahullahu. Allohu a’lam bish showab.

  54. maramis setiawan Berkata:

    Assalamualaikum akhi….
    afwan ana mau tanya masalah blog.
    -bagaimana caranya masukin RSS kedalam blog kita?
    -bagaimana cara copy paate kode html ke blog kita? apa ada cara khusus? kok ana sudah berkali2 copy paste kode html tapi error script?
    jazakalloh
    wassalamualaikum

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    afwan ana tidak tahu. Setahu ana wordpress free edition tdk bisa diedit css dan html-nya. Kecuali yang upgrade-an. Allohu a’lam. Mungkin ada ikhwan yg bisa bantu jawab.

  55. abdul alim Berkata:

    assalamu ‘alaikum
    mhn dicek ricek ttg pemakian istilah cia, cialafy, al cia-i disini. tnyata user abunawas al funni memakinya di forum ’sampah’ myquran. apkah ini terilhami istilah disini?mhn tdk usah pakai istilh yg berbau takfiri tsb.

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Istilah tsb telah lama digunakan org-2 hizbiyin semisal org yg berkedok dg nama palsu tokoh zindiq abu nawas si ‘lucu’ yg gemar bermain-2 dengan agama dg menuduh-2 secara dusta dan serampangan. Namun, anehnya ikhwah salafiyah murid ustadz-2 yg dituduhnya sbg ’sulap yamani’ bukannya malah memberikan bantahan yg ilmiah dan memadai, namun malah memperkeruh dg mengkopikan artikel-2 ’sampah’ dari website ghulat. Allohumma.

  56. maramis setiawan Berkata:

    ini lho akhi….maksud an, antum kok bisa nampilin situs istri antum ummu salamah di kiri blog? gimana caranya?bisakah ana juga menampilin situs tertentu di blog ana seperti itu?
    Syukron

    Gampang… caranya pertama antum klik “presentation” atau “tampilan” di admin management blog antum, terus antum “setting sidebar widget”, trus antum masukkan kotak bertuliskan “RSS”, dan dari blog yg akan antum masukkan RSS-nya, antum klik dibagian “meta” (biasanya dibawah login admin pd blog tsb), klik “RSS-feed” atau “RSS-entri” pd blog tsb, kopi URL-nya dan kopi paste ke kotak RSS tadi, lalu save atau update. Beres deh insya Alloh. Silakan dicoba.

  57. Didin Nurdin ahmadi Berkata:

    Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
    Ana pernah sholat dhuhur (masbuk) kemudian pada rakaat terakhir, imamnya hanya sujud sekali(sementara kami (makmum) terlambat mengingatkan karena kami kira duduk diantara dua sujud). Apa yang harus ana lakukan, apakah menyempurnakan sujud atau langsung berdiri kemudian sujud sahwi? mohon penjelasannya!

    Apabila imam salam dan ada kemungkinan utk mengingatkan walaupun imam sudah salam, maka langsung mengingatkannya dan terus menyempurnakan sujud dan menambah dengan sujud sahwi. Allohu a’lam.

  58. hadi putra Berkata:

    assalaamualaikum, [akhy] ana ingin tanya tentang fatwa syaikh Utsaimin tentang tidak bolehnya kita menggunakan topi yang lidah topinya berada di depan, apakah antum punya penjelasan sains tentang hal ini supaya ana bisa lebih paham. klo dari sisi agama memakai topi seperti itu termasuk tasyabuh dengan orang kafir.

    Penjelasan sains yang bagaimana akhy? menurut Imam Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu topi demikian dikhawatirkan masuk ke dlm bab tasyabbuh ‘alal kuffar. Beliau memang sempat menjelaskan sisi lainnya, seperti merusak mata, karena mata terhalang dari cahaya, sehingga ketika topi tsb dilepas maka akan menyebabkan mata silau dan sakit. Alasan yang terakhir dari beliau ini adalah berasal dari pemikiran beliau yang bukan merupakan illat (sebab) utama beliau memasukkan memakai topi spt ini sbg bagian dari tasyabbuh. Beliau memasukkan memakai topi ini karena budaya memakai topi dengan bentuk seperti ini berasal dari negeri kuffar eropa. Namun, ijtihad beliau menganggap penggunaan topi seperti ini sbg bentuk tasyabbuh bukan mrp pelarangan secara mutlak, karena untuk menyatakan suatu hal haram memerlukan dalil yang jelas. Beliau hanya saja mengkhawatirkan ini termasuk bab tasyabbuh ‘alal kuffar dan beliau menganjurkan utk tdk memakai topi seperti ini. Apabila topi seperti itu haram mutlak, maka niscaya beliau akan langsung mengingkari para pramuka yang ada disekitar beliau yang menggunakan topi model tersebut ketika kajian tsb berlangsung (sbgmn VCD yang telah disebarkan oleh Pustaka Abdullah) sbgmn beliau akan mengingkari apabila ada orang yg merokok di hadapan beliau, namun beliau tdk langsung mengingkarinya dan memberikan jawaban ketika pertanyaan masalah ini diajukan. Jadi, beliau lebih cenderung menyatakan bahwa memakai topi tsb lebih baik ditinggalkan. Allohu a’lam.

  59. Aditya/Abu 'ammar Berkata:

    Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
    Mas Rahdi Uhibbukum fillah. Masya Allah tulisan antum sangat bermanfaat sekali. Ana kangen ama antum akh. ana sekarang udah kerja di Cilegon. Semoga antum masih inget ama ana.
    Tetep istiqomah mas, semoga antum slalu dalam lindungan Allah ‘azza wa jalla.

    Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh
    Masih ingatlah sama antum dit. Ana juga kangen… insya Alloh. Amien.

  60. Didin Berkata:

    Assalamu’alaikum…
    sebenarnya sholat malam itu sama dengan sholat tahajjud?

    Qiyamul Layl atau sholat malam seringkali disebut dengan sholat tahajjud. Allohu a’lam.

  61. abdullah Berkata:

    http://abdurrahman.wordpress.com/2007/01/12/borok-borok-jumiyyah-ihyaut-turots-al-hizbiyyah/#more-100
    tanggapan antum gmn klo bisa di posting

    Maksudnya gimana?

  62. hadi putra